Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Paul Munster punya alasan tersendiri menurunkan gelandang M Iqbal di setiap pertandingan. Menurut pelatih asal Irlandia Utara ini, M Iqbal merupakan pemain muda yang lain daripada yang lain.
Munster terkesan dengan kualitas M. Iqbal setelah mengamati perkembangan pemain-pemainnya. Dia melihat bahwa pemain muda ini memiliki fisik dan mental yang kuat, yang membuatnya menjadi pilihan utama.
“Selama di Persebaya, kami banyak berlatih untuk meningkatkan aspek fisik dan mental para pemain, dan Iqbal adalah contoh pemain dengan kualitas khusus,” ungkap Munster.
Kualitas mental dan fisik yang dimiliki oleh Iqbal dinilai Munster sangat berbeda, dan kelincahan performanya di lini tengah menjadi ciri khasnya ketika diturunkan sebagai starter.
Prestasi Iqbal terlihat dalam pertandingan melawan Persita Tangerang, di mana tendangan kerasnya hampir saja mencetak gol, dan kembali terbukti saat ia mencetak gol secara cepat di awal babak pertama.
“Iqbal memiliki performa yang unik yang tidak dimiliki oleh pemain lain di lini tengah Persebaya. Meskipun diganti di pertandingan tadi, itu murni keputusan taktis untuk mengeluarkannya,” jelasnya.
Sementara itu, M. Iqbal, yang dipercaya oleh Munster di setiap pertandingan, menerapkan apa yang diajarkan oleh pelatih pada setiap sesi latihan. Dia menekankan pentingnya memahami pergerakan rekan-rekannya di lini lain, selain taktik yang diajarkan oleh Munster.
“Pertama tadi, itu semua adalah bagian dari taktik yang diajarkan oleh pelatih Paul. Kami harus mengikuti aliran permainan dari Victor ke Bruno, dan juga harus siap untuk bola kedua,” ungkap Iqbal.
Selain itu, setiap latihan, Munster selalu memperkenalkan latihan menembak di kotak penalti, hal ini menjadi bagian dari pembelajaran tim.
“Di latihan, kami sering melakukan latihan menembak di kotak penalti. Itu adalah kejutan bagi saya untuk bisa mencetak gol secepat itu. Gol ini untuk keluarga kami dan untuk Persebaya,” tambahnya. [way/but]






