Lumajang (beritajatim.com) – Warga Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di bawah kolong meja sebuah warung gorengan pada Rabu (4/2/2026) pagi. Bayi yang diduga sengaja dibuang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang berolahraga sekitar pukul 05.00 WIB.
Kondisi tubuh bayi malang itu sempat mengalami kedinginan saat ditemukan oleh saksi mata di lokasi kejadian. Beruntung, nyawa bayi tersebut masih dapat tertolong karena ditinggalkan dalam keadaan mengenakan pakaian lengkap serta terbungkus selimut.
Hadi Lasmono selaku pemilik warung memberikan keterangan terkait kronologi penemuan bayi yang menghebohkan warga Desa Kandangan tersebut. “Awalnya saya tau waktu dihubungi teman kalau di warung ada bayi. Setelah saya cek ternyata memang ada di bawah meja dan kondisinya masih sehat dilengkapi pakaian dan selimut,” terang Hadi di tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (4/2/2026).
Warga segera melaporkan kejadian memprihatinkan ini kepada aparat penegak hukum setempat guna dilakukan proses penyelidikan. Saat ini, bayi tersebut telah dievakuasi ke Puskesmas Senduro untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Bidan Puskesmas Senduro, Ma’rifatul Lailatul, mengonfirmasi bahwa bayi tersebut kini telah ditempatkan di dalam tabung inkubasi ruang bersalin. Berdasarkan observasi medis terhadap tanda-tanda fisiknya, bayi tersebut diperkirakan baru berusia dua hari setelah dilahirkan.
Ma’rifatul menambahkan bahwa perawatan di ruang inkubasi sangat diperlukan untuk memulihkan kondisi kesehatan sang bayi. “Kondisinya masih sehat, jika dilihat dari tanda-tandanya bayi ini diperkiraan berusia 2 hari. Saat ini sedang kami lakukan perawatan di ruang inkubasi,” katanya.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Lumajang saat ini tengah bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam di sekitar lokasi penemuan. Petugas kepolisian terus berupaya mencari keberadaan kedua orang tua yang tega menelantarkan buah hatinya tersebut. [has/beq]






