Gresik (beritajatim.com) – Sejumlah pemilik kucing di Kota Gresik antusias mendatangi klinik dokter hewan dan petshop di Perum Bunder Asri Gresik. Sebab, ada layanan vaksin rabies di momen Peringatan Hari Kucing Internasional.
Vaksinasi selain menjaga kesehatan kucing juga menjadi ajang edukasi tentang merawat dan memelihara hewan piaraan kucing agar terhindar dari ancaman rabies.
Selain untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan. Para penyayang hewan peliharaan kucing juga dapat edukasi diantaranya cara merawat, melindungi dan mengantisipasi ancaman kucing dari serangan virus rabies.
Anita salah satu pemilik kucing asal Kebomas Gresik menuturkan, dirinya memanfaatkan moment ini guna meningkatkan kesehatan kucing piaranya. Pasalnya, semua anggota keluarganya terutama anak-anak sangat menyayangi kucing.
Selain itu lanjut dia, rajin menjaga kebersihan kandang. Keluarganya juga selalu memandikan kucing, dan memberikan vitamin agar kucingnya tidak membahayakan anggota keluarganya.
“Menjaga kesehatan kucing agar terhindar dari rabies dan tidak sakit-sakitan,” ujarnya, Kamis (9/8/2023).
BACA JUGA:
Digigit Monyet Liar, Bocah di Bangkalan Disuntik Anti Rabies
Sementara, Dokter Hewan Sita Amalia Tim Medis Klinik Hewan dan Petshop Kawan Hewan Perum Bunder Asri Gresik menuturkan, pemberian vaksin rabies sebagai upaya menjaga kesehatan kucing, dan membangun kesadaran masyarakat tentang cara merawat serta memelihara kucing dari ancaman rabies.
“Penyayang hewan peliharaan harus peka dan mengenali kondisi kesehatan hewan peliharaannya agar tetap sehat terhindar dari rabies,” tuturnya.
Pemilik hewan peliharaan lanjut dia seperti kucing juga perlu mengenali sejumlah ciri-ciri hewan agar tetap sehat. Diantaranya, suhu tubuh, perilaku hewan yang mendadak agresif atau galak.
BACA JUGA:
Sudah 2 Kasus Rabies, Stok Vaksin di Blitar Justru Kosong
“Kalau ada ciri-ciri seperti itu sebaiknya berkonsultasi dan memeriksakan hewan kesayangannya ke klinik dokter hewan atau puskesmas terdekat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, adanya vaksin gratis ini diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan hewan dengan cara memberi vaksin.
“Edukasi seperti ini yang seharusnya dibangun supaya masyarakat tahu bahwa penyakit rabies tidak hanya menyerang anjing saja,” imbuhnya. [dny/beq]






