Gaya Hidup

Pameran Seni Rupa ‘Srikandi Bertaut’, Sebuah Metafora Perempuan Kuat

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pameran “Srikandi Bertaut” dipilih sebagai judul dalam pameran seni rupa yang digelar oleh Sekar Delta Art Sidoarjo, tidak hanya sekadar sebagai perayaan Hari Kartini semata. Sebanyak 50 karya seni visual dihadirkan oleh 25 perupa perempuan Sidoarjo lintas generasi, dan menghasilkan beragam variasi bentuk, medium, obyek, serta berbagai latar belakang ide.

“Pameran ini diharapkan dapat diapresiasi serta menjadi langkah saling menguatkan dan memotivasi sesama manusia, khususnya perempuan untuk meneruskan perjuangan Kartini dalam emansipasi perempuan,” ujar Maria Novita, Ketua Sekar Delta Art Sidoarjo.

Srikandi merupakan sosok tokoh pewayangan perempuan yang tangguh dan pemberani. Sedangkan makna dari kata “bertaut” sendiri yaitu saling bergandengan; juga merapatkan sesuatu yang renggang dan/ atau terluka. Lagu kekinian karya Nadin Amizah dengan judul sama “bertaut” menceritakan sosok ibu sebagai perempuan kuat yang mengajarkan arti perjuangan dan kasih sayang terhadap anaknya.

“Srikandi Bertaut menjadi sebuah metafora perempuan kuat yang saling bersinergi dalam melawan ketidakadilan,” tutur Syska La Veggie, ketua Pameran Srikandi Bertaut.

Pameran berlangsung pada 03-10 April 2021 di Galeri Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda), Jl. Erlangga No.67, Sidoarjo. Selain memamerkan beragam karya seni rupa, juga hadir bazar seni kriya yang menjual berbagai hasil kreasi karya dari para perempuan Sekar Delta Art, mulai dari masker lukis, kain ecoprint, hingga keramik lukis.

“Tak hanya itu, selama pameran berlangsung, juga akan dihibur dengan berbagai program publik seperti pemutaran film, live sketsa wajah, aksi mural dan berbagai workshop kreatif,” tutur Syska.

Pameran “Srikandi Bertaut” dibuka langsung pada Sabtu (03/04) oleh Ibu Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor Ali, istri Bupati Sidoarjo sekaligus Ketua PKK Kab Sidoarjo. Pelaksanaan pameran ini didukung oleh banyak pihak, diantaranya Dewan Kesenian Sidoarjo, Rumah Budaya Sidoarjo, Bait Kata Library, Missy Indonesia, Jamu Iboe, Delta Art Forum, Sanggar Kreasi Bunda, serta seniman-seniman Sidoarjo. [but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar