Gaya Hidup

Ulang Tahun Pertama

Green Red Hotel Syariah Jombang Santuni Anak Yatim

General Manager Green Red Hotel Syariah Jombang, Riyadi Saputra (kiri) bersama sejumlah anak yatim, Kamis (23/7/2020). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Ulang tahun pertama Green Red Hotel Syariah Jombang dilakukan secara sederhana tapi penuh makna. Selain menggelar tumpengan, hotel yang berada di Jl Soekarno Hatta No.55 Jombang ini juga memberikan santunan bagi anak yatim, Kamis (23/7/2020) malam.

Tak ada undangan khusus. Perayaan ini hanya dihadiri para karyawan. Hanya 10 anak yatim yang berasal dari warga sekitar didatangkan. Kemudian pihak manajemen menyerahkan santunan kepada anak-anak tersebut. Dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Ustaz Asad Umar dan ditutup dengan doa.

Menariknya, dalam acara tersebut seluruh karyawan berdandan ala anak sekolah. Mereka mengenakan seragam abu-abu putih. Sedangkan genenal manager serta karyawan senior mengenakan seragam guru. Para karyawan tersebut juga melayani tamu yang menginap dengan memakai seragam sekolah.

“Khusus hari ini kita mengenakan seragam sekolah. Filosofinya adalah kita tak kenal lelah dalam belajar. Meski dalam dunia kerja, kita tetap belajar. Ini sesuai motto Green Reds yang selalu terdepan,” kata General Manager Green Red Hotel Syariah Jombang, Riyadi Saputra.

Dalam acara tersebut juga dilakukan pemotongan tumpeng. Riyadi Saputra yang mengenakan seragam guru, memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada divisi marketing, Darmawan. Hadirin langsung memberikan tepuk tangan. Mulai awal hingga akhir acara diterapkan protokol kesehatan. Semua yang hadir mengenakan masker dan menjaga jarak.

Dalam sambutannya, Riyadi bersyukur Green Red Hotel Syariah Jombang sudah menginjak usia satu tahun. Menurutnya, pada 2019 hotel syariah ini berjalan dengan baik. Namun memasuki Maret 2020, ada cobaan cukup berat, yakni terjadinya pandemi Covid-19. Dampaknya, okupansi hotel terjun bebas.

Dalam rangka merayakan ulang tahun pertama, karyawan Green Red Hotel Syariah Jombang mengenakan seragam abu-abu putih, Kamis (23/7/2020)

Namun berkat kerjasama yang solid, memasuki Juli 2020, hotel yang berada di tepi jalan nasional ini mulai menggeliat. Secara perlahan okupansi meningkat. “Bahkan saat ini okupansinya mencapai 50 persen. Dari 35 kamar, rata-rata laku 18 kamar dalam sehari. Tentunya, kita juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Riyadi.

Penerapan protokol kesehatan itu diantaranya, setiap tamu yang menginap selalu dicek suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Kemudian diminta cuci tangan menggunakan sabun, juga disediakan hand sanitizer. Serta dilakukan penyemprotan disinfektan setiap kamar. “Alhamdulillah, mulai awal Juli okupansinya mulai membaik,” katanya bersyukur. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar