Surabaya (beritajatim.com) – Program Magister Manajemen Universitas Ciputra (MM UC) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghubungkan dunia akademik dan industri melalui program Real Business Solution (RBS). Dalam kolaborasi terbarunya, MM UC menggandeng Japan Online Shop by Sariraya, pionir e-commerce halal di Jepang, untuk merancang strategi percepatan dominasi pasar halal online di negeri Sakura.
Kegiatan yang dilakukan secara daring ini melibatkan lebih dari 280 mahasiswa MM UC yang diberi tantangan langsung untuk menciptakan solusi bisnis berbasis riset. Mereka berperan dalam mengembangkan strategi inovatif untuk meningkatkan daya saing Japan Online Shop by Sariraya di tengah tren meningkatnya permintaan produk halal di Jepang.
“Melalui program Real Business Solution, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan analitis dan problem-solving, tetapi juga mendapatkan wawasan bisnis yang nyata di industri halal global. Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Jepang dalam sektor halal,” ujar Kaprodi Program Magister Manajemen UC, Dr. Metta Padmalia, S.Si., M.M., CPM (Asia) pada Minggu (23/3/2025).
General Manager Japan Online Shop by Sariraya, Lydia Norman mengatakan mahasiswa merancang beragam strategi praktis yang aplikatif, mulai dari penguatan digital marketing, peningkatan pengalaman pelanggan dengan teknologi AI, hingga perluasan jaringan distribusi melalui pendekatan berbasis studi kasus.
Pendekatan, lanjutnya, memperkuat posisi MM UC sebagai institusi yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan tantangan nyata industri global.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan mahasiswa MM UC dalam membantu pengembangan strategi bisnis kami. Perspektif akademis yang mereka tawarkan sangat relevan dengan tantangan industri yang kami hadapi,” ungkap Lydia Norman.
Acara yang mengusung tema Building International Ecosystem Business Indonesia-Japan ini turut menghadirkan empat narasumber dari Sariraya Group, yakni Mr. Teguh Wahyudi (Founder Sariraya Group), Mr. Neupane Bishnu Prasad (Director of Halal Fried Chicken), Mr. Danil Hamdani (Director of Halal Mart Plus), dan Ms. Lydia Norman (Director of Japan Halal Online). Acara dipandu oleh Dr. Eric Harianto, S.T., M.M., CIHCM., CIPA., CMC., CCD. selaku Project Coordinator MM UC.
“Untuk bisa mencapai bisnis yang sustain, para pengusaha wajib mencintai produknya dan teguh menghadapi semua tantangan yang ada. Apabila sudah bisa memasarkan produk ke Jepang, maka untuk masuk ke negara lain bukanlah hal yang sulit,” ujar Teguh Wahyudi.
Menutup sesi, moderator acara menekankan pentingnya pengembangan jejaring global bagi para pengusaha masa depan. “Entrepreneur yang ada di dalam event ini wajib untuk bisa mengembangkan opportunity dalam membentuk jejaring internasional dengan mindset entrepreneur.
” Selain knowledge, skill, experience, dan networking, kegigihan menghadapi tantangan adalah kunci keberhasilan menjadi world class entrepreneur,” ujar Dr. Eric Harianto.
Program RBS ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan praktis dalam pendidikan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa secara signifikan. Melalui pengalaman langsung merancang strategi untuk perusahaan nyata, mahasiswa MM UC memperoleh bekal penting dalam menghadapi dunia bisnis yang dinamis dan kompetitif.
“Kolaborasi dengan industri menjadi bagian penting dari pendekatan pembelajaran di MM UC. Kami berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam dunia industri,” kata Eric Harianto.
Ke depan, hasil kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Japan Online Shop by Sariraya di pasar halal Jepang dan bahkan membuka jalan ekspansi ke negara-negara lain. Sementara itu, mahasiswa MM UC memiliki kesempatan berharga untuk belajar dari dunia nyata dan menyiapkan diri menjadi pemimpin bisnis global masa depan.
Dengan visi membentuk pemimpin bisnis yang inovatif dan adaptif, Program Magister Manajemen Universitas Ciputra terus menegaskan peran strategisnya dalam mencetak SDM unggul yang siap bersaing secara global.
“Kolaborasi ini menjadi cerminan sinergi yang kuat antara kampus dan dunia industri dalam membangun ekosistem bisnis halal internasional,” tandas Eric. [asg/aje]






