Malang (beritajatim.com) – Arema FC hanya bermain imbang 2-2 saat melawan Borneo FC di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Senin, (20/3/2022). Dengan hasil imbang ini peluang tiket tampil di Piala AFC semakin memudar.
Sebab, dengan tambahan 1 angka. Arema FC tidak beranjak dari posisi di urutan 5 klasemen sementara Liga 1 dengan 59 poin. Jika ingin tampil di Piala AFC, Singo Edan harus finish diurutan ke 3. Di atas Arema FC masih ada Persebaya diurutan ke 4 dengan 60 poin dan Bhayangkara FC dengan 62 poin di urutan ke 3.
Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida mengakui laga melawan Borneo FC timnya bermain buruk terutama di babak pertama. Di babak kedua mereka mulai menemukan permainan terbaiknya. Tetapi tidak cukup waktu untuk memenangkan pertandingan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”arema-fc”]
“Target kami sebelum laga adalah mendapat tiga poin. Tetapi setelah babak pertama berakhir, kami harus tertinggal dua gol. Lalu babak kedua kami bermain lebih baik dan mendapat dua gol dan menjadi imbang. Kami ingin menang tetapi kami memainkan babak pertama yang buruk dan babak kedua yang bagus,” papar Eduardo.
Sementara itu, pemain Arema FC Dedik Setiawan mengaku bersyukur meski gagal meraih kemenangan atas Borneo FC. Dia menyebut sejak awal target yang dicanangkan adalah kemenangan. Namun, hasil akhir berkata lain.
“Pertandingan yang seru dan patut disyukuri. Walaupun hasilnya imbang karena kami sebenarnya menargetkan kemenangan. Kami tertinggal dia gol terlebih dahulu dan akhirnya bisa imbang,” tandasnya. (luc/kun)






