Jeddah (beritajatim.com) – Matchday pembuka grup B kualifikasi Piala Dunia kontra Arab Saudi bukan sekadar istimewa bagi masyarakat Indonesia. Melainkan juga bagi Kevin Diks. Sebab, laga yang akan digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, itu masih bernuansa perayaan hari ulang tahunnya.
Ya, bek Borussia Monchengladbach itu genap berusia 29 tahun pada Senin 6 Oktober lalu. Di hari tersebut dia juga baru saja menyelesaikan spieltag keenam Bundesliga kontra SC Freiburg yang berakhir 0-0.
“Sekarang saatnya memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” takarir Diks di Instagram-nya.
Tetapi, persiapan Diks jelang laga Arab Saudi justru kurang maksimal. Disebabkan dia baru menyelesaikan laga bersama Monchengladbach pada 6 Oktober, dia jadi yang terakhir bergabung ke Jeddah bersama Dean James.
Situasi tersebut membuat peluang Diks menjadi starter untuk laga Kamis dini hari tidak terlalu besar. Waktu recovery dari laga kontra Freiburg dan perjalanan Jerman-Arab Saudi terlalu mepet.
Sangat mungkin dia bakal dimainkan oleh pelatih Patrick Kluivert di babak kedua. Diks bisa jadi senjata rahasia yang sangat berguna untuk situasi bola mati. Terutama hadiah penalti.
Musim lalu, Diks mengemas 11 gol via titik putih bagi FC Kobenhavn. Ketika dia nanti dimainkan pada babak kedua, energinya bisa jadi pembeda dan penentu situasi pertandingan bagi Indonesia. (dio)






