Jember (beritajatim.com) – Fraksi Partai Golongan Karya Amanah menyebut Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 mencerminkan komitmen yang kuat Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur. dalam mengelola anggaran dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi yang tinggi.
“Penyampaian LPP APBD 2024 dengan sangat rinci dan transparan bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif,” kata Suciati, juru bicara Fraksi Partai Golkar, dalam sidang paripurna akhir pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, di gedung DPRD Jember, Sabtu (28/6/2025) malam
Golkar mengapresiasi pencapaian yang telah dilaporkan, baik dalam hal pendapatan daerah yang mencapai hampir 98 persen dari target, maupun pengelolaan belanja daerah. “Meskipun sedikit di bawah (target) anggaran, namun masih dalam kerangka efisiensi dan pengelolaan yang bertanggung jawab,” kata Suciati.
“Hal ini menunjukkan Pemerintah Kabupaten Jember telah berupaya keras untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan, serta berusaha memaksimalkan penggunaan anggaran untuk pembangunan daerah. meskipun dalam masa transisi kepemimpinan,” kata Suciati.
Golkar juga menilai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan patut dibanggakan. “Kami yakin Pemerintah Kabupaten Jember akan terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan daerah, guna menciptakan Jember yang lebih maju dan sejahtera bagi masyarakat,” kata Suciati.
Sementara itu, juru bicara Fraksi Partai Nasional Demokrat Khurul Fatoni berharap peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. “Kami berharap ada peningkatan kesejahteraan masyarakat Jember melalui program-program pembangunan yang tepat sasaran,” katanya.
Namun Fatoni menhingatkan perlunya pengawasan dan evaluasi, terhadap pelaksanaan APBD untuk memastikan kesesuaian dengan rencana dan target. “Pemkab Jember juga diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi dengan stakeholder, seperti masyarakat, swasta, dan pemerintah pusat, untuk meningkatkan efektivitas pembangunan daerah,” katanya. [wir]






