Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Brawijaya (Fisip UB) Malang akan segera berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM). Hal itu setelah kedua belah pihak membicarakan implementasi MoA atau nota kesepahaman bertempat di ruang sidang lantai 7 Fisip UB.
Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UB, Dr.rer.pol. M. Faishal Aminuddin, S.S, M.Si menjelaskan soal 4 area yang telah menjadi kesepakatan sebagai tahap implementasi atas kerjasama kedua belah pihak. “Ada 4 area yang kemudian kita kolaborasi pertama join research antara ahli di Fisip UB dan Fisipol UGM dalam beberapa bidang terkait sosiologi, politik komunikasi,” ucapnya pada Selasa (27/09/2022).
Selanjutnya akan dilakukan pertukaran mahasiswa dengan berbagai platform bersama agar dosen dosen di Fisip UB dan Fisipol UGM dapat bertukar informasi. Baik itu berkaitan dengan bahan ajar, maupun penyelenggaraan kuliah dengan melibatkan mahasiswa dari kedua belah pihak.
[berita-terkait number=”5″ tag=”UB”]
“Area yang lain memberikan ruang untuk FISIP UB terutama bagi dosen yang akan studi lanjut di dalam rangka penelitian UGM sehingga ini bisa memperluas khasanah penelitian kita di tempat lain,” tandasnya.
Faishal Aminuddin menambahkan jika kedua belah pihak telah berencana membangun sistem jangka panjang terkait MBKM yang saling berkontribusi antara kedua belah pihak. “Ini jadi pintu masuk pertukaran pelajar yang nantinya tak hanya pertukaran mahasiswa biasa tapi bisa KKN hingga kewirausahaan. Saya kira kolaborasi ini akan sangat menjanjikan,” pungkasnya.
Dekan Fisipol UGM, Wawan Mas’udi, SIP., MPA., Ph.D dalam penjelasannya bahwa implementasi kerjasama antara Fisip UB dan Fisipol UGM akan menjadi hal strategis dalam rangka pengembangan di berbagai aspek.
“Apalagi fakultas ini punya jumlah mahasiswa yang sama besar, sedang berkembang, dan mencoba untuk bergerak dengan inovasi akademik, riset dan pengabdian masyarakat,” terang Wawan.
Menurut dia, kedua belah pihak saat ini sedang berada di tahap untuk pembicaraan terkait implementasi atas perjanjian kerjasama yang kedua belah pihak yang telah sepakat beberapa bulan lalu. “Saya yakin (dengan kerjasama ini) ke depan FISIP UB dan Fisipol UGM bukan hanya untuk dekanat atau dosen, tapi juga hubungan di level mahasiswa sebagai talenta terbaik yang sedang belajar di Fisipol UGM atau UB,” imbuh dia. (dan/kun)






