Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) berkolaborasi dengan OJK, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Pt Indopremier Sekuritas mengadakan pencanangan literasi keuangan dan inklusi pasar modal. Sasaran dari kegiatan tersebut adalah 1500 Muslimat NU di Kota Malang.
Dekan FEB Unisma, Nur Diana, SE, M.Si., menyampaikan bahwa tingkat literasi keuangan jika mengacu pada survei yang ada masih belum memenuhi target. Oleh sebab itu memang dibutuhkan kolaborasi dengan program community service antara perguruan tinggi, mitra Industri, pemerintah maupun PC Muslimat NU Kota Malang.
“Selama ini telah berjalan sampai sembilan batch sekitar 1 bulan yang lalu dan nantinya akan dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan tingkat advance, sehingga ibu Muslimat NU Kota Malang dapat merasakan manfaat pentingnya literasi keuangan dan inklusif pasar modal,” ujar Diana saat diwawancara, Jumat (23//6/2023).
Kegiatan pencanangan ini sebagai wujud bentuk komitmen 1500 Muslimat NU Kota Malang yang telah mengikuti Pelatihan selama hampir satu Bulan di galeri investasi FEB Unisma yang bekerjasama dengan PT BEI Kanwil Jatim, OJK Malang dan PT IPOT. Acara ini sebagai kesinambungan dengan harapan dapat menambah 1.500 investor baru di pasar modal indonesia.
Dekan mengucapkan terimakasih kepada pihak yang sudah mendukung program kerjasama, yaitu BEI, OJK, Indoprimer sekuritas (IPOT) dan PC Muslimat NU. Dari kegiatan ini diharapkan memberikan value untuk masyarakat Malang Raya. Selain itu, pihaknya berharap mitra industri senantiasa mendukung program perguruan tinggi dalam implementasi merdeka belajar kampus merdeka.
“Alhamdulillah selama ini berjalan baik, mitra industri telah mendukung pencapaian kompetensi profil lulusan kami, tetapi pekerjaan perguruan tinggi tidak hanya mencerdaskan profil lulusan, kita harus berbagi dengan masyarakat, bagaimana meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat yang ada di Malang Raya,” ujarnya mengakhiri.
Acara ini sudah berlangsung 21 Juni 2023 bertempat di Hall KH Abdurrahman Wahid Lantai 7 Unisma. Acara ini juga menghadirkan 700 Muslimat NU Kota Malang secara luring dan 800 Ibu Muslimat Secara Online.
Saat pembukaan hadir secara langsung langsung oleh Drs. H. Sutiaji selaku Walikota Malang. Turut hadir juga Iman Rochman selaku Direktur BEI, Sugiarto Kasmuri selaku Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang dan Jeffrey Hendrik selaku Direktur Pengembangan BEI.
Prof. Dr. Maskuri, M.Si, Rektor Universitas Islam Malang, Ibu Hj. Latifah Sochib selaku ketua Bidang Perekonomian PC Muslimat NU Kota, Dewi Sriana Rihantyasni, Kepala Kantor Perwakilan Jawa Timur PT BEI), Ami Nabila Fawzi selaku Branch Manager PT Indopremier Sekuritas juga turut menghadiri.

Drs. H. Sutiaji, Walikota Malang menyampaikan bahwa sektor ekonomi riil dan pertumbuhan ekonomi semakin hari mengalami dinamika luar biasa. Maka hal ini yang yang perlu didorong secara bersama-sama agar bisa maju.
“Belajar, belajar dan belajar, ayo bersama-bersama kita maju. Akhir kata beliau mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, penguatan literasi dan inklusi menjadi sebuah keharusan dan keniscayaan bagi kita semua untuk menapaki kehidupan kita yang jauh lebih baik,” kata Wali Kota Malang.
Sugiarto Kasmuri Kepala OJK Malang menyampaikan apresiasi kepada FEB Unisma yang sukses melaksanakan kolaborasi dengan berbagai pihak lewat program literasi keuangan dan inklusi pasar modal. Ia menginformasikan bahwa tahun 2023 jumlah single identification untuk investor di wilayah kota Malang mencapai sekitar 232 ribu.
“Itu termasuk nomor dua terbesar setelah Surabaya, ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Malang relatif melek investasi di pasar modal. Kami ucapkan terima kasih kepada Dekan FEB Unisma dan Rektor Unisma untuk kolaborasi membantu peningkatan literasi keuangan di Kota Malang sehingga kota ini menjadi kota dengan tingkat literasi keuangan tertinggi Nasional,” katanya.
Iman Rochman selaku Direktur BEI mengucapkan selamat kepada FEB Unisma atas program yang terlaksana. Menurutnya hal itu sebagai bukti bahwa pasar modal tidak hanya untuk kalangan terbatas, pasar modal sangat terbuka untuk semua kalangan terutama untuk perempuan.
Kaum perempuan mempunyai peran yang penting mengatur pola keuangan keluarga atau sebagai manajer keuangan rumah tangga. Oleh karena itu kaum perempuan harus teredukasi dengan baik, tentang cara mengelola keuangan yang tepat demi masa depan keluarga yang baik.
BACA JUGA:
Lulusan Terbaik FEB Unisma Rajin Ikut Ajang Internasional
“Caranya dengan berinvestasi yang baik dan benar, serta paling tidak memiliki pengetahuan dasar mengenai berinvestasi khususnya pasar modal, agar tidak mudah termakan modus investasi ilegal atau bodong yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” terang Imam Rochim.
Menurutnya, hingga Mei 2023 jumlah investor perempuan sekitar 1,6 juta investor atau sekitar 35% dari total investor keseluruhan sebesar 4,6 juta. Investor dari kota Malang berjumlah 65 ribu sehingga terdapat kenaikan sebesar 7% daripada tahun sebelumnya.
“Kami berharap dengan dilaksanakannya acara ini semakin meningkatkan literasi dan menciptakan investor pasar modal yang cerdas. Saya mewakili jajaran manajemen pusat Bursa Efek Indonesia mengucapkan terima kasih kepada FEB UNISMA dan berbagai pihak yang terlibat. Kami berharap bahwa sinergitas dan kolaborasi akan terus terjalin dan bersama mensejahterakan masyarakat, memajukan pasar modal dan meningkatkan perekonomian nasional,” tutup Direktur BEI.
Prof. Dr. Maskuri, M.Si, Rektor Universitas Islam Malang menyampaikan bangga dan apresiasi sebesar kepada FEB Unisma atas program dan inovasi yang dilakukan. Menurutnya program pencanangan literasi keuangan dan inklusi pasar modal ini sangat bermanfaat untuk masyarakat.
BACA JUGA:
22 Tim PKM dan 6 Tim P2MW Unisma Dapat Pendanaan Kemendikbud Ristek
“Ini adalah kegiatan yang sangat berharga. Kami sampaikan berdasarkan UNIRANK, Ranking dunia Islamic University in the World bahwa saat ini Unisma berada di urutan 30 perguruan tinggi terbaik di tingkat dunia dan di wilayah Malang Raya Unisma merupakan perguruan tinggi swasta terbaik se-Malang Raya,” kata Prof Maskuri.
Dra. Hj. Lathifa Shohib selaku Ketua 1 PC Muslimat NU Kota Malang menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada FEB Unisma. Tahun 2022 sudah memberikan edukasi dari PC Muslimat NU untuk seluruh pimpinan ranting, pimpinan anak cabang dan pimpinan cabang untuk pelatihan IT.
Tahun 2023 ditindaklanjuti dengan pelatihan literasi keuangan dan inklusi pasar modal. “Insyaallah dengan pelatihan ini seluruh Muslimat NU Kota Malang akan memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dibawah bimbingan FEB Unisma, BEI, OJK dan IPOT,” ungkapnya. [dan/but]






