Surabaya (beritajatim.com)-Tanpa disadari, warna piring yang digunakan saat makan ternyata bisa memengaruhi nafsu makan. Pernah merasa lebih lapar saat melihat makanan di tempat tertentu, atau justru cepat kenyang saat makan di rumah?
Ternyata, pengalaman makan tidak hanya dipengaruhi oleh rasa dan aroma. Dalam psikologi, mata menjadi pintu awal yang memberi sinyal ke otak bahkan sebelum suapan pertama. Salah satu faktor sederhana yang sering tidak disadari adalah warna piring yang digunakan.
Piring Merah: Bisa Menahan Nafsu Makan
Warna merah dikenal sebagai warna yang kuat dan mencolok. Dalam banyak situasi, warna ini bisa memicu energi dan meningkatkan selera makan. Namun saat digunakan sebagai piring, efeknya bisa berbeda.
Otak manusia sering mengartikan warna merah sebagai tanda peringatan, mirip seperti lampu lalu lintas. Tanpa disadari, hal ini bisa membuat seseorang lebih berhati-hati saat makan. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa piring merah dapat membantu mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi.
Menariknya, warna merah juga bermanfaat bagi pasien Alzheimer atau demensia. Warna yang kontras membuat makanan lebih mudah terlihat, sehingga membantu meningkatkan asupan makan mereka.
Warna Hangat Bikin Makan Lebih Lahap
Berbeda dengan merah, warna hangat seperti kuning dan oranye justru mendorong nafsu makan. Warna-warna ini memberi kesan ceria dan penuh energi, sehingga suasana makan terasa lebih menyenangkan.
Secara tidak langsung, otak mengaitkan warna cerah dengan makanan yang segar dan matang. Akibatnya, makanan terlihat lebih menarik dan terasa lebih lezat. Tidak heran jika warna kuning dan oranye sering digunakan dalam dunia kuliner untuk membuat orang makan lebih banyak.
Piring Putih Bisa Menipu, Biru Lebih Menenangkan
Piring putih adalah yang paling umum digunakan di rumah. Namun, warna ini bisa membuat mata tertipu. Fenomena ini dikenal sebagai Ilusi Delboeuf, yaitu kondisi ketika porsi makanan terlihat lebih kecil dari ukuran sebenarnya karena kurangnya kontras warna.
Akibatnya, seseorang bisa saja mengambil makanan lebih banyak tanpa sadar. Sebaliknya, piring berwarna biru bisa membantu mengontrol nafsu makan. Warna biru jarang ditemukan pada makanan, sehingga secara alami membuat selera makan menurun.
Selain itu, biru juga memberi efek tenang. Hal ini membantu seseorang makan lebih pelan dan lebih sadar terhadap porsi yang dikonsumsi.
Warna Piring Bisa Jadi Strategi Sederhana
Warna piring bukan hanya soal tampilan, tetapi juga bisa menjadi strategi sederhana untuk mengatur pola makan. Menggunakan piring dengan warna kontras seperti merah atau biru dapat membantu mengontrol porsi, sementara warna hangat cocok untuk meningkatkan selera makan, terutama pada anak-anak atau lansia. Hal kecil seperti warna piring ternyata punya pengaruh besar. Apa yang dilihat mata bisa menentukan seberapa banyak kita makan, bahkan sebelum makanan itu benar-benar disantap. [Meychel Salsabyla]






