Ponorogo (beritajatim.com) – Pada Senin siang, 28 April 2025, sebuah insiden kebakaran terjadi di sebuah lahan kosong calon rest area di Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, yang menghanguskan sebuah eskavator.
Kebakaran bermula saat Rochim (48), seorang operator alat berat asal Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, sedang memanaskan mesin eskavator yang berada di lokasi. Tanpa diduga, asap pekat keluar dari bagian mesin eskavator, diikuti dengan kobaran api yang dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian alat berat tersebut.
Rochim, yang saat itu menjadi saksi sekaligus korban, berhasil menyelamatkan diri dengan cepat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. “Syukurlah tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini,” kata Bambang Supeno, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Ponorogo.
Peristiwa ini terjadi di area yang tengah dipersiapkan sebagai rest area untuk jalur nasional penghubung Ponorogo-Trenggalek.
Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar, dengan taksiran mencapai ratusan juta rupiah. Menurut Bambang, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting listrik pada sistem mesin eskavator.
“Begitu mendapat laporan, kami segera meluncur ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu setengah jam,” ungkap Bambang.
Meski kobaran api cukup besar, tim pemadam kebakaran dari Damkar Ponorogo berhasil mengendalikan api dan mencegah api merembet ke area sekitar. Insiden ini menjadi perhatian, mengingat potensi kerugian besar dan keberhasilan tim pemadam dalam menangani situasi dengan sigap. [end/suf]






