Surabaya (beritajatim.com) – Ernando Ari, kiper muda jebolan Timnas U16 di era Fakhri Husaini menjadi penyelamat kekalahan Persebaya saat melawan Arema FC, Selasa malam (11/4/2023).
Persebaya Surabaya terpaksa mendapat pelanggaran yang menyebabkan Arema FC mendapat satu penalti di menit akhir. Otomatis pertahanan Ernando Ari menjadi satu tumpuan dan penentu poin akhir pertandingan krusial ini.
Saat menjaga gawan, Ernando mengaku sangat santai. Dia begitu enjoy menghadapi tendangan penalti dari Arema FC, malah menilai penendang yang justru tegang.
“Ternyata yang lebih tegang itu penendangnya bukan saya, tadi saya memang sempat dialihkan konsentrasi, diajak berbicara sama Bagas, ya udah saya ulur saja waktunya karena saya tahu arahnya dia,” ungkap Nando.
Baca Juga:
Pelatih Persebaya Sebut Kemenangan Atas Arema Penuh Drama
Kelincahan Ernando Ari dalam mempertahankan gawang bukan hanya diasah lewat latihan bersama tim saja. Dia mengaku juga belajar bagaimana kiper asing maupun yang lain untuk menahan serangan saat tendangan pinalti
“Saya belajar juga dari video, melihat bagaimana kiper melakukan pertahanan, dan dari video-video yang saya lihat ini bisa membantu kita saat pertandingan,”ucapnya.
Baca Juga:
Dikawal The Jak, Persebaya Surabaya Ucapkan Terima Kasih
Selain itu dalam latihan di timnas pun juga diberikan materi pertahanan dari tiga kombinasi ini saya lakukan dan terapkan bagaimana cara tepat untuk menghadang serangan tendangan penalti. [way/beq]






