Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan ultimatum keras kepada Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, terkait penanganan parkir liar.
Jika dalam tiga kali aduan masyarakat masih ditemukan adanya juru parkir (jukir) liar, Eri tidak segan untuk mengevaluasi kontrak kinerja Tundjung.
“Ini adalah komitmen kami untuk memberantas parkir liar yang terus berulang. Jika Kadishub tidak mampu menyelesaikan masalah ini, maka akan ada evaluasi kinerja, termasuk terhadap kepala bidangnya,” tegas Eri, Rabu (17/7/2024).
Eri juga meminta partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan keberadaan jukir liar, disertai bukti yang kuat. “Saya minta warga Surabaya untuk melaporkan parkir liar, tapi dengan bukti yang jelas dan bisa dikonfirmasi lokasinya. Dengan begitu, kami bisa langsung menindaklanjuti,” kata dia.
Selain itu, Eri menginstruksikan agar personel Dishub memperketat pengawasan di setiap titik wisata yang rawan parkir liar. Ia juga akan memantau kinerja seluruh personel Dishub melalui grup WhatsApp khusus.
“Kita akan evaluasi besar-besaran. Jika petugas Dishub sudah menjaga di satu titik, tapi jukir liar masih muncul di titik lain, berarti ada yang tidak beres. Saya akan bentuk grup WhatsApp khusus untuk memantau kinerja mereka secara langsung,” jelas Eri.[asg/kun]






