Surabaya (beritajatim.com) – Bakal Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya petahana Eri Cahyadi-Armuji akan mengambil cuti kampanye pada 25 September hingga 23 November 2024. Selama kampanye, pasangan ini berjanji tidak menggunakan fasilitas negara.
“Kalau cuti kita baru setelah ditetapkannya (masa kampanye) 25 September sampai 23 November,” jelas Eri Cahyadi, Kamis, 29 Agustus 2024.
Eri menyatakan selama masa kampanye Pilwali Surabaya 2024, pihaknya akan mengembalikan seluruh fasilitas negara yang melekat pada jabatannya.
“Nanti jangan sampai memakai fasilitas daerah itu betul, dan setelah ditetapkan di 25 September. Maka tidak boleh lagi kita menggunakan fasilitas negara,” kata Eri.
Hal ini suda disepakati bersama Calon Wakil Wali Kota Surabaya petahana, Armuji. Kata Eri, segala aktivitas ke depan akan dilakukan secara mandiri menggunakan fasilitas pribadi.
“Insya Allah bagaimanapun tidak boleh di campur. Saya dengan Cak Ji (Armuj), tidak pernah tinggal di rumah dinas, karena itu adalah rumah negara,” tutup dia.
Sekadar diketahui, pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Surabaya Eri Cahyadi – Armuji itu bakal melawan kotak kosong. Pasalnya, semua partai politik mendukung dan memberikan rekomendasi.
Pasangan petahana itu didukung 18 partai politik yang memberikan rekomendasi pada Eri-Armuji. Dengan rincian, sepuluh partai parlemen yaitu PDI Perjuangan (PDIP), PAN, PKS, PKB, PPP, Demokrat, Gerindra, Golkar, NasDem, dan PSI.
Selain itu, partai non parlemen juga mendukung Eri-Armuji. Yakni Hanura, PBB, PKN, Partai Garuda, Gelora, Partai Ummat, Perindo, dan Partai Buruh.
Pasangan calon ini juga telah mendaftarkan dirinya ke KPU Surabaya untuk memeriahkan kontestasi Pilkada 2024. Berkas pendaftaran telah diberikan dan KPU telah memberikan tanda terima, sertadokumen syarat pencalonan dinyatakan lengkap dan benar. [ram/beq]






