Bangkalan (beritajatim.com) – Warga Bangkalan diminta tidak takut menaiki bus TransJatim pasca adanya pelamparan batu oleh orang tidak kenal. Hal itu disampaikan langsung kepada Calon Wakil Gubernur Jatim, Emil Listianto Dardak saat mengunjungi Bangkalan, Salasa (8/10/2024).
Emil mengatakan, kunjungannya ke Bangkalan untuk menyapa warga Bangkalan sekaligus mencoba armada bus TransJatim dengan keliling kota. Sebelum tiba di terminal Bangkalan.
“Saya ke Bangkalan ini mau mencoba naik bus TransJatim dan makan nasi Amboina,” terangnya.
Ia juga turut memberikan komentar terkait dugaan pelemparan batu bus TransJatim oleh orang tidak dikenal dan memicu adanya komentar warga di luar Bangkalan yang menilai negatif.
“Saya berharap warga tidak cepat menuduh dan menyalahkan. Saya tidak setuju dengan anggapan negatif pasca dugaan pelemparan batu tersebut,” imbuhnya.
Ia juga meminta masyarakat menyerahkan kasus itu kepada kepolisian agar segera diselidiki dan mengamankan pelaku.
“Jangan takut naik bus TransJatim Cakraningrat, kejadian itu serahkan ke pihak berwajib untuk menyediliki, ” ungkapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bus TransJatim Koridor V yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bangkalan dengan nama Cakraningrat diduga dilempari batu oleh orang tidak dikenal.
Kejadian dugaan pelemparan batu oleh orang tidak dikenal tersebut berlangsung sekitar pukul 07.43 WIB, Senin (7/10/2024). Bahkan, kejadian itu terekam oleh CCTV yang terpasang di dalam bus.
Dari rekaman terlihat bus melaju di akses jalan menuju Jembatan Suramadu. Bus yang melaju di lajur kiri itu tiba-tiba kaca mengalami retak karena lempaeran batu.
Kejadian itu lantas membuat para penumpang panik. Supir lalu menepikan kendaraannya dan mengecek kondisi tersebut. Setelah dirasa aman, mereka lalu melanjutkan perjalanan.[sar/but]






