Jember (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak memuji kualitas cerutu tembakau Kabupaten Jember dibandingkan tembakau internasional.
“Cerutu Jember sampai saat ini dapat mempertahankan kualitasnya, sehingga bisa mencuri perhatian pecinta dan dikenal cerutu internasional,” kata Emil dalam Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI), di Kafe Tebing, Taman Botani Sukorambi, Kab. Jember, Jumat (21/7/2023) malam.
Menurut Emil, cerutu Jember berkualitas istimewa dan premium. “Proses produksinya menggunakan tembakau kelas satu,” katanya.
Emil mengatakan, produk tembakau dari Jember ini memberikan sumbangsih devisa yang luar biasa bagi Indonesia. Ia berharap eksistensi cerutu bekualitas ekspor ini bisa memberikan dampak ekonomi, meningkatkan dan membangun kesejahteraan masyarakat Jember dan Jawa Timur.
Setiap tahun, rata rata cerutu Jember bisa menghasilkan 9.000 ton Cerutu. Dari angka ini, jika dibagi setiap hektarnya memberikan lapangan pekerjaan bagi para petani tembakau di setiap 1 hektar terdapat 10 petani yang mengerjakan.
BACA JUGA:
Jember Bukan Lagi Kampung Halaman Politik Anang Hermansyah
Jika dijumlah total petani tembakau yang terlibat sekitar 90 ribu petani. Kalau terdapat empat daerah yang dikerjakan maka mampu memberikan dampak kepada 360 ribu orang merasakan manfaat dari adabya cerutu ini.
Emil mengatakan, tembakau memiliki arti penting dan mendalam bagi masyarakat Jember dan Indonesia secara keseluruhan. JkCI menjadi bukti bahwa Jember memiliki hasil tembakau yang begitu luar biasa. Karena tidak semua produksi tembakau bisa dijadikan bahan baku Cerutu terbaik.
Pemprov Jatim akan senantiasa mendukung penuh upaya unruk menjaga momentum agae industri tembakau berampak sosial yang signifikan, terutama dalam hal ketenagakerjaan.
BACA JUGA:
Universitas Jember Raih 2 Emas Tenis Meja Pomprov Jatim
Masyarakat Jember yang terlibat dalam industri ini terus diberdayakan dan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan mereka di luar lingkup pertanian tembakau.
“Kegiatan ini menjadi sangat penting. Pemprov Jatim terus mendorong adanya pelatihan dan program pengembangan keterampilan bagi pekerja dan petani tembakau, sehingga mereka memiliki alternatif mata pencaharian yang berkelanjutan di masa depan. Kami menyatakan rasa bangga terhadap kualitas cerutu yang terus dijaga,” kata Emil. [wir/beq]






