Iklan Banner Sukun
Ekbis

Tersambungnya Tol KLBM dan Sumo Diharapkan Genjot Investasi di Gresik

Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) Gresik sedang diuji coba

Gresik (beritajatim.com) – Keberadaan jalan tol bisa mendongkrak investasi di daerah. Terkait dengan itu, rencana konektivitas antara Tol Krian Legundi Bunder Manyar (KLBM) dengan Tol Surabaya-Mohokerto (Sumo) diproyeksi mendongkrak kalangan investor di Gresik.

Dengan terhubungnya kedua jalan tol tersebut, membantu investor dalam mempercepat distribusi arus barang. Pasalnya, sejauh ini jalan tol KLBM belum terhubung dengan tol Sumo yang saat ini proyeknya sedang dikebut.

PT Waskita Bumi Wira (WBW) sedang mengerjakan dua ramp (penghubung) ruas Mojokerto-Gresik maupun sebaliknya. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada September 2022. Untuk mengerjakan junction tersebut sudah dianggarkan sebesar Rp 1,2 triliun.

Perwakilan PT WBW Mari Yunus menuturkan, pihaknya sedang menyelesaikan ramp di ruas Mojokerto-Gresik. Setelah dua ramp ini selesai, dilanjutkan untuk ramp di ruas Surabaya-Gresik maupun sebaliknya. “Ramp ruas Surabaya ini memang mengalami kendala. Sebab terdapat makam warga yang harus dipindah. Namun, seluruh rangkaian sudah dilaksanakan,” tuturnya, Senin (27/6/2022).

Ia menjelaskan untuk ramp 2 lokasinya berada di atas tol Sumo.  Sedangkan ramp 8 sebagian jalan menempel di tanah dan sebagian berada di atas. “Dilihat gambar master plannya, mayoritas ramp penghubung itu berada di atas. Terutama ramp 1,3 dan 4 yang melintasi tol Sumo,” paparnya.

Untuk enam ramp lainnya, lanjut Yunus, akan dikerjakan setelah ramp 2 dan 8 selesai tahun ini. Kemudian dilanjut tahun depan. “Karena ramp 2 dan 8 kita targetkan tahun ini selesai,” pungkasnya. [dny/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar