Tuban (beritajatim.com) – Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Provinsi Jawa Timur melalui pelaksana teknis Balai Latihan Kerja menggelar Job Market Fair di Kabupaten Tuban. Tersedia 2.336 lowongan kerja dari 23 perusahaan yang terlibat dalam gelaran di Kantor UPT BLK Tuban ini.
Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, Agus Gunawan mengungkapkan, Job Market Fair ini mengusung tema “Merdeka Berkarir”. Harapannya dapat memberikan kontribusi terbaik untuk menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).
“Harapannya setiap tahun angka TPT bisa menurun, dengan harapan besar jika terserap di dunia industri maupun UMKM, tentunya para angkatan kerja yang sudah mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang layak ujungnya angka kemiskinan bisa diturunkan,” ujar Agus Gunawan.
Mengacu pada program Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kata Agus, job fair diharapkan bisa memberikan kontribusi menekan angka kemiskinan di provinsi paling timur dari Pulau Jawa.
BACA JUGA:
DPRD Tuban Sarankan Masyarakat Tempuh Jalur Hukum
“Jumlahnya sesuai dengan undangan yang kami berikan kepada stakeholder atau para pengusaha hadir 23 perusahaan yang total lowongan 2336 lowongan pekerjaan,” paparnya.
Para pencari kerja bisa mendaftar secara langsung, maupun melalui link sehingga memudahkan angkatan kerja untuk mengakses beberapa hal yang diberikan.
Selanjutnya, Agus mengungkapkan, dari perkembangan tahun ke tahun pihaknya telah memberikan fasilitas kepada angkatan kerja bagaimana untuk menghire apa yang mau dimasuki atau lowongan kerja apa yang sesuai dengan bidangnya melalui pelatihan yang diberikan oleh BLK untuk memberikan bekal syarat memasuki industri kerja dengan kompeten.
“Sudah seharusnya terjun dengan kompetensi angkatan kerja kita, karena setiap tahunnya di Balai Latihan Kerja ini melatih angkatan kerja untuk kompeten dan memberikan bekal yang maksimal untuk angkatan kerja memasuki dunia industri,” imbuhnya.
Ditanya soal prioritas bagi alumnus BLK, Agus menuturkan bahwa sudah pasti yang sudah kompeten dan bersertifikat dari BNSP. “Sehingga paling tidak jika di-compare dengan yang belum mempunyai sertifikat pastinya secara kontekstual nya pasti lebih unggul alumni,” terang dia.
Sementara itu, Kepala UPT Balai Latihan Kerja Tuban Takhiyat mengungkapkan Job Market Fair ini hanya dibuka dalam satu hari saja pada tanggal 30 November 2023 mulai pukul 10.00 – 15.00 WIB dengan sasaran para pencari kerja atau umum.
“Untuk pesertanya macam – macam, ada dari masyarakat Tuban dan ada daerah lain yang mendengarkan ada informasi Job Market Fair ini sehingga mereka bisa mengikuti atau mengisi untuk melamar pekerjaan di Job Market Fair ini,” tutur Takhiyat.
BACA JUGA:
Cerita Ketiga Pemenang Inovator Pencegahan Stunting di Tuban
Selain menekan angka pengangguran terbuka, kata Takhiyat juga ini bentuk kontribusi Pemerintah Provinsi Jawa Timur di ulang tahunnya yang ke-78 ini dengan menyelenggarakan job market fair untuk wilayah Tuban dan sekitarnya.
“Mayoritas lowongan ini untuk perusahaan yang membutuhkan pekerja mekanik, operator, packing, ada Bank dan sebagainya, ada banyak masing-masing posisi itu yang dilamar menentukan sendiri, misalnya saya harus di posisi mana di sesuaikan dengan administrasi yang dipersyaratkan,” tambahnya.
Ia berharap kedepan tetap ada Job Market Fair ini baik di BLK sendiri maupun Kabupaten, sebab hal ini merupakan upaya untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan sehingga ada titik temu untuk menemukan karyawan atau pekerjaan yang diinginkan oleh perusahaan. [ayu/beq]






