Malang (beritajatim.com) – Pertumbuhan bisnis di era teknologi yang terus berkembang telah membawa beragam variasi dan menjawab tantangan dengan kreativitasnya seperti yang dilakukan Caz Indonesia.
Perusahaan yang berfokus pada Fast Moving Consumer Goods (FMCG) ini menghasilkan dan mendistribusikan produk minuman dengan merek CazMilk.
Hananta Wiratama, Direktur Caz Indonesia, memaparkan bahwa usaha ini dimulai pada tahun 2017. Mereka memproduksi susu pasteurisasi dengan delapan varian rasa yang modern.
“Kami berfokus pada penjualan produk cemilan yang berorientasi pada keluarga. Karena, jika keluarga mengonsumsi nutrisi dengan baik, dapat mengurangi risiko penyakit berbahaya dan meningkatkan produktivitas,” terang Hananta Wiratama, yang akrab dipanggil Wira.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa produk ini terbuat dari 100% susu sapi berkualitas, tanpa tambahan pemanis buatan atau pengawet. Setiap hari, mereka mampu memproduksi sekitar 1.000-1.400 botol susu yang langsung didistribusikan ke 83 toko.
“Sehingga, setiap botol dapat bertahan selama enam hari dengan suhu antara dua hingga empat derajat Celsius. Setiap produk yang diproduksi harus didistribusikan dalam waktu maksimal H+1,” ungkap pengusaha berusia 29 tahun ini.
Awalnya, produk-produk dengan fasilitas produksi di Kota Malang ini mulai didistribusikan di Kawasan Kabupaten Malang. Secara perlahan, produk mereka mulai merambah ke wilayah Pasuruan.
“Untuk ekspansi, kami menerapkan pendekatan yang mirip dengan strategi obat nyamuk. Fokus awal di satu titik untuk penetrasi pasar yang lebih mendalam. Bahkan, kami berharap dapat menjadi produk terlaris, baik di Malang maupun Pasuruan,” ujar individu yang lahir pada tahun 1994 ini.

Selain dari strategi ekspansi, perusahaan juga mengatur alur distribusi dengan hati-hati. Hal ini menjadi tantangan tersendiri mengingat produk yang mereka tawarkan bersifat mudah rusak.
“Setiap toko diharuskan untuk mengganti stok produk paling lambat tiga hari sekali. Jika ada retur, kami akan bertanggung jawab. Namun, biasanya stok di toko habis sebelum waktu tersebut,” tambahnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”showup”]
Saat ini, Hananta Wiratama mengungkapkan bahwa tim CazMilk terdiri dari 30 anggota yang bekerja dalam berbagai divisi. Salah satunya adalah divisi riset dan analisis untuk mendeteksi potensi pasar baru.
“Kami mengumpulkan data secara cermat dan terus memantau perkembangan. Setiap peluang baru akan kami teliti. Dengan cara ini, proses distribusi menjadi lebih efisien,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Hananta Wiratama menjelaskan bahwa perusahaan juga bekerja sama dengan komunitas ibu-ibu untuk mendistribusikan produk mereka.
“Kami memberdayakan mereka untuk terlibat dalam proyek dan kemitraan bersama kami. Ini tidak hanya membangun keterlibatan (engagement), tetapi juga meningkatkan jumlah penjualan,” jelasnya.
Kedepannya, Hananta Wiratama menyatakan bahwa mereka berencana untuk memperluas jaringan distribusi ke wilayah Probolinggo, Jombang, hingga Yogyakarta.
“Selain itu, kami juga berencana untuk meluncurkan produk baru yang unik dan sehat sebagai alternatif camilan, selain produk susu. Kami juga sedang mempertimbangkan untuk mengembangkan fasilitas pengolahan susu dan peternakan sendiri,” tutup Hananta Wiratama. (ted)
======================
Konten Kerjasama beritajatim.com dengan Ngalup Collaborative Network
Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network, adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Kami menyadari kebutuhan akan perubahan dan tantangan zaman yang semakin berkembang, menjadikan Ngalup tidak hanya sebagai tempat melainkan fasilitator.






