Iklan Banner Sukun
Ekbis

Gebyar Batik Tulis Pamekasan 2022

Badrut Tamam: Ikhtiar Promosikan Batik Pamekasan ke Kancah Nasional dan Internasional

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam memberikan sambutan dalam Road Show Gebyar Batik Tulis Pamekasan 2022 di Pendopo Krido Manuggal Kabupaten Tuban, Minggu (20/3/2022). [Gambar: Humas Pemkab Pamekasan]

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menyampaikan ajang Gebyar Batik Tulis Pamekasan 2022 yang di Bali-Jawa, sebagai bentuk ikhtiar untuk mempromosikan produk batik ke kencah nasional maupun internasional.

Terlebih dalam beberapa kesempatan, produk batik khas Pamekasan, juga sempat ditampilkan dan dipromosikan pada ajang New York Fashion Week di Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. Termasuk juga promosi yang dilakukan oleh salah satu model tingkat nasional.

“Gebyar Batik ini sengaja kami lakukan sebagai salah satu ikhtiar mempromosikan Batik Pamekasan di kencah regional maupun tingkat nasional. Bahkan batik khas Pamekasan, juga sempat dipromosikan pada salah satu ajang fashion di Amerika Serikat,” kata¬† Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Kamis (24/3/2022).

Dari itu, gebyar batik tulis dengan konsep Road Show Bali-Jawa, yang dipelopori Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, diharapkan dapat menjadi langkah awal sekaligus pemicu dalam meningkatkan sektor ekonomi masyarakat di daerah yang dipimpinnya.

“Promosi ini sebagai upaya menarik minat masyarakat umum khususnya para pecinta batik, karena kalau banyak orang tahu bahwa di Pamekasan ada batik tulis heretage, indah dan bagus. Sehingga kedepan menjadi referensi para pecinta batik, pecinta gaun untuk memakai batik tulis Pamekasan,” ungkapnya.

Terlebih batik tulis Pamekasan tidak hanya dalam bentuk produk kain batik saja, tetapi juga dilakukan inovasi dengan beragam jenis produk lainnya. “Jadi beberapa pelaku UMKM di Pamekasan, melakukan beberapa inovasi dengan membuat sepatu batik, jilbab batik, masker batik, sarung batik khusus laki-laki, serta varian batik lainnya untuk memenuhi kebutuhan pasar,” jelasnya.

Dari itu, pihaknya sangat berharap upaya kreatif dan inovatif dari para perajin batik tersebut dapat menjadi pemicu motivasi masyarakat untuk ikut serta mempromosikan batik khas Pamekasan. “Inovasi itu ternyata menyedot perhatian banyak orang, terbukti dengan banyaknya orang yang turut menggunakannya,” pungkasnya. [pin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar