Ngawi (beritajatim.com) — Arus lalu lintas di jalur utama Ngawi menuju Bojonegoro lumpuh total setelah dua tiang listrik roboh akibat hujan deras disertai angin kencang, Senin (30/3/2026) sore. Petugas terpaksa melakukan pengalihan arus ke jalur alternatif guna mengurai kemacetan panjang di kedua arah.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Desa Kerek, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Hingga pukul 18.00 WIB, antrean kendaraan dari arah Ngawi maupun Bojonegoro masih mengular karena badan jalan tertutup tiang listrik yang melintang.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini berdampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas. Saat kejadian, kondisi jalan relatif sepi sehingga tidak ada pengguna jalan yang tertimpa.
Selain merobohkan tiang listrik, hujan dan angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang serta tiang jaringan Wi-Fi ikut roboh. Warga bersama petugas gabungan langsung melakukan pembersihan material yang menutup jalan.
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Ngawi, Partoyo, mengatakan sebagian hambatan sudah berhasil ditangani. “Pohon tumbang sudah kami bersihkan, tinggal dua titik tiang listrik yang masih dalam proses penanganan. Arus lalu lintas sempat macet total,” ujarnya.
Sementara itu, proses evakuasi tiang listrik dilakukan oleh petugas PLN secara manual karena posisi tiang melintang di tengah jalan.
Untuk mengurangi kepadatan, arus kendaraan dari kedua arah dialihkan melalui jalur alternatif di wilayah Kecamatan Kasreman. Namun, jalur desa tersebut hanya dapat dilalui kendaraan kecil.
Kendaraan besar seperti bus dan truk diarahkan untuk menunggu hingga proses evakuasi selesai dan jalur utama kembali dapat dilintasi.
Hingga malam hari, pengalihan arus masih diberlakukan sembari menunggu penanganan tiang listrik rampung dan situasi lalu lintas kembali normal. [fiq/kun]






