Jember (beritajatim.com) – Program Si Rambo sudah genap berusia dua tahun pada September 2024. Si Rambo adalah akronim dari Sinergi dan Kolaborasi Rapat Mingguan Setiap Hari Rabo.
Ini program rapat membahas inflasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan mengundang sejumlah pemangku kepentingan. Dipimpin langsung Bupati Hendy Siswanto, Si Rambo dihadiri antara lain Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, organisasi perangkat daerah Pemkab Jember, asosiasi pengusaha, dan akademisi
Diawali pada 1 September 2022, Rabu (18/9/2024) adalah Si Rambo terakhir sebelum Bupati Hendy Siswanto cuti karena mengikuti pemilihan kepala daerah. “Si Rambo tidak boleh berhenti, tetap berjalan,” katanya usai acara di Pendapa Wahyawibawagraha.
Hendy berharap seluruh pemangku kepentingan tetap melaksanakan kebijakan yang sudah direncanakan kendati pemilihan kepala daerah. Ia mencontohkan program kehutanan sosial yang bisa dikerjakan bersama masyarakat lokal. “Ini akan banyak membantu masyarakat,” katanya.
Pekan depan, semua pemangku kepentingan akan menjabarkan insentif kebijakan yang akan diberikan kepada masyarakat. “Seperti OJK (Otoritas Jasa Keuangan), itu banyak insentif. Bank Indonesia dan perguruan tinggi juga punya insentif. Yang diuntungkan nanti masyarakat,” kata Hendy.
OPD juga diminta Hendy untuk mempercepat penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Bantuan sosial wajib dikeluarkan semua karena ini program,” katanya.
Sementara itu berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik pada September 2024, beras mengalami kenaikan harga untuk kualitas premium, harga beras medium stabil. Batas harga atas dan bawah gula pasir stabil. Namun terjadi kenaikan harga di beberapa pedagang.
Minyak goreng mengalami kenaikan pada akhir agustus dan minggu pertama September. Namun komoditas ini stabil pada minggu ke-2 dan minggu ke-3 September.
Komoditas cabai merah dan cabai rawit mengalami fluktuasi setiap minggunya. Namun secara umum hingga minggu ketiga September, memiliki pola tren menurun. Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada minggu ketiga September adalah telur ayam ras, daging ayam ras, bawang putih, bawang merah, gas elpiji tiga kilogram. [wir]






