Surabaya (beritajatim.com) – Dua prodi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yakni S2 Pendidikan Luar Biasa (PLB) dan S2 Bimbingan Konseling (BK) melakukan benchmarking serta internship ke Malaysia untuk memperkuat pendidikan inklusif.
Program magang dan benchmarking ini dilaksanakan di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universitas Malaya (UM), dan SEAMEO SEN pada 4-8 November 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama internasional Unesa dengan mitra di Malaysia.
Sebelas mahasiswa S2 PLB, Kepala Program S2 PLB, Kepala Program S2 BK, dan beberapa dosen turut serta dalam acara ini. Pada hari pertama, mereka mengunjungi Sekolah Tadika di bawah UKM
Di sana, mereka melakukan observasi dan diskusi mengenai praktik pendidikan khusus dan inklusi, serta layanan pendidikan untuk anak dengan autisme menggunakan pendekatan augmentative and alternative communication (AAC).
Setelah itu, rombongan menuju UKM, khususnya fakultas ilmu pendidikan dan pendidikan khusus. Salah satu mahasiswa, Agung, merasa bangga bisa menyaksikan langsung perkuliahan di UKM dan belajar tentang cara mereka mengajar anak berkebutuhan khusus.
“Saya senang sekali karena bisa belajar secara langsung bagaimana mereka mengajar dan menghadapi anak berkebutuhan khusus,” ungkapnya, ditulis Jumat (22/11/2024).
Pada hari kedua, mereka mengunjungi SEAMEO SEN di Melaka, di mana fokus pada pengembangan pendidikan khusus di Asia Tenggara.
Korprodi S2 PLB Asri Wijiastuti mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan khusus dan mempererat hubungan dengan universitas dan SEAMEO SEN di Malaysia.
“Mahasiswa, mereka bisa mendapatkan insight dari kegiatan ini baik saat kunjungan ke sekolah, training, atau kunjungan ke universitas di Malaysia agar termotivasi untuk menerapkan keilmuan yang dimiliki dengan baik di masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan berlanjut ke Universitas Malaya, di mana mahasiswa mengikuti workshop mengenai model sosial disabilitas dan advokasi.
Sementara itu, Koorprodi S2 BK Elisabeth Christiana berharap kerjasama ini dapat berlanjut dengan riset bersama, pelatihan, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta konferensi di tahun depan. [ipl/beq]






