Surabaya (beritajatim.com) — Nama dua pemain muda Persebaya Surabaya, Sadida Nugraha dan Ichsas Baihaqi, kian mencuri perhatian. Bahkan, pelatih kepala Eduardo Perez tak segan memberikan pujian atas performa menjanjikan mereka selama laga pramusim.
Edu menyebut, kualitas dua wonderkid asal Surabaya ini cukup menonjol, terutama dalam hal kedisiplinan taktik dan keberanian mengambil keputusan di lapangan. Tak heran jika keduanya kerap diberi menit bermain dalam laga uji coba.
“Ini adalah hasil kerja bagus dari Persebaya Future Lab, dan tentu saja, kami ada di sini untuk mengembangkan mereka. Saat mereka sudah siap, pasti akan diberi lebih banyak menit bermain,” ungkap pelatih asal Spanyol itu.
Meski belum mencatatkan poin atau kontribusi gol dalam dua laga pramusim terakhir, Sadida dan Ichas dinilai solid menjaga lini tengah Green Force. Keduanya juga mampu menyatu dengan pemain-pemain senior dalam tim. “Jika mereka konsisten, maka bukan tidak mungkin bisa mengikuti jejak Toni Firmansyah dan Mikael Tata yang saat ini sudah menjadi langganan skuad utama, bahkan tak jarang mengisi starting line up,” imbuh Edu.
Sadida dan Ichas merupakan jebolan program Persebaya Future Lab, yang musim ini berhasil meloloskan lima pemain muda ke skuad senior. Hingga saat ini, Green Force telah menjalani 28 sesi latihan dalam proses pembentukan tim, dengan peningkatan signifikan dari sisi performa serta pemahaman taktik para pemain. (way/kun)






