Bojonegoro (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro mencatat penurunan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada 2024 dibandingkan dengan Pemilu 2024.
Salah satu penyebab utama penurunan ini adalah banyaknya pemilih yang meninggal dunia atau pindah domisili.
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Bojonegoro, Ariel Sharon, menyatakan penurunan DPT ini juga dipengaruhi oleh jumlah pemilih pemula yang masih relatif sedikit.
“Iya, ada pengurangan. Karena ada yang meninggal dunia maupun pindah. Sementara pemilih pemula masih sedikit,” ungkap Ariel pada Senin (23/9/2024).
Berdasarkan hasil rekapitulasi, jumlah DPT untuk Pilkada Bojonegoro 2024 mencapai 1.026.363 pemilih. Terdiri dari 510.516 pemilih laki-laki dan 515.847 pemilih perempuan, yang tersebar di 28 kecamatan dengan total 2.120 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Sebagai perbandingan, pada Pemilu 2024, jumlah DPT tercatat sebanyak 1.033.836 pemilih, dengan rincian 514.403 pemilih laki-laki dan 519.433 pemilih perempuan. [lus/beq]






