Sidoarjo (beritajatim.com) – Ketua KONI Sidoarjo Imam Mukri Efendi menjadi sorotan tajam dalam hearing bersama Komisi D DPRD Sidoarjo, Senin (14/7/2025), terkait merosotnya prestasi kontingen Sidoarjo pada ajang Porprov Jatim IX di Malang Raya.
Rapat yang berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo itu diwarnai kekecewaan. Imam hadir tanpa didampingi sekretaris maupun bendahara, yang dinilai menunjukkan kurangnya keseriusan. Ketua Komisi D, H.M. Dhamroni Chudlori, bahkan sempat walkout karena Imam tak langsung mengakui kegagalan mempertahankan posisi runner-up sebagaimana target.
“Kalau sudah mengakui gagal total, saya lega. Tapi yang terjadi justru pengelakan dan penjelasan berputar-putar. Atlet bahkan merasa tidak punya orang tua saat bertanding,” ujar Dhamroni sebelum meninggalkan ruangan.
Menurutnya, sudah terlalu banyak masalah antara pengurus KONI dan cabang olahraga (cabor), mulai dari hutang operasional hingga buruknya komunikasi selama pertandingan.

Wakil Ketua Komisi D, Bangun Winarso, yang melanjutkan memimpin rapat menilai pengurus KONI justru terlalu banyak memberikan alasan, alih-alih meminta maaf kepada publik.
“Kami sejak awal sudah ingatkan bahwa posisi runner-up akan diperebutkan Kota Malang dan Kediri. Tapi persiapan kita tidak matang. Bukan hanya soal teknik, tapi juga non-teknis yang luput,” ujarnya.
Sekretaris Komisi D, Yahlul Yussar, menyoroti lemahnya respons KONI saat terjadi insiden krusial, seperti diskualifikasi lima medali emas dan cedera serius atlet.
“KONI harusnya siapkan komite banding. Surabaya saja memperjuangkan satu perunggu. Kita? Lima emas hilang tanpa upaya,” keluhnya.
Imam Mukri Akui Kegagalan
Usai rapat, Imam Mukri akhirnya mengakui kegagalan mempertahankan target runner-up. Ia berjanji menjadikan semua masukan sebagai bahan evaluasi.
“Masukan dari Komisi D akan kami pertimbangkan untuk kebaikan dan prestasi KONI Sidoarjo ke depan,” ujarnya singkat.
Dengan sorotan tajam ini, KONI Sidoarjo diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh, membangun komunikasi dengan cabor, serta memperkuat pendampingan atlet agar siap menghadapi Porprov Jatim X tahun 2027. [isa/but]






