Surabaya (beritajatim.com) – Kebijakan Work From Home (WFH) ASN setiap Rabu yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat sorotan dari DPRD Jatim karena dinilai belum selaras dengan arah kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi energi.
Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Saifudin Zuhri, meminta pemerintah provinsi untuk segera melakukan revisi kebijakan tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan di lingkungan birokrasi.
“Ini bukan hanya perbedaan teknis, tapi soal kepatuhan terhadap arah kebijakan nasional. Kalau pemerintah pusat sudah menetapkan WFH hari Jumat, maka daerah seharusnya mengikuti,” tegasnya, Rabu (1/4/2026).
Kebijakan WFH ASN setiap Rabu itu tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 800/1141/204/2026 dan berlaku hingga 1 Juni 2026. Namun, menurut Saifudin, penetapan hari Rabu tidak memiliki dasar kuat jika dikaitkan dengan tujuan efisiensi energi dan mobilitas.
“Hari Rabu itu berada di tengah siklus kerja, bukan hari dengan intensitas aktivitas yang lebih rendah. Kalau dipaksakan, justru berpotensi mengganggu ritme kerja birokrasi,” ujarnya.
Ia menilai penyesuaian kebijakan perlu dilakukan untuk menjaga sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pusat, terutama dalam situasi yang menuntut efisiensi energi secara nasional.
Selain itu, Saifudin juga mengingatkan potensi terganggunya pelayanan publik apabila kebijakan WFH tidak dirancang secara matang. Menurutnya, adanya pengecualian pada sektor esensial menunjukkan kebijakan tersebut belum sepenuhnya solid.
“Kalau banyak sektor tetap WFO, berarti dari awal memang ada persoalan dalam desain kebijakan. Jangan sampai niat efisiensi justru menimbulkan inefisiensi baru,” imbuhnya.
Ia menambahkan, kebijakan efisiensi energi seharusnya berbasis data mobilitas dan pola kerja yang tepat. Konsistensi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tekanan global.
“Kalau tujuannya efisiensi BBM dan energi, maka harus berbasis data. Jumat jauh lebih logis, tinggal keberanian untuk mengoreksi kebijakan,” pungkasnya. [asg/beq]






