Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifa’i mendorong Pemkot Surabaya melibatkan Koperasi Merah Putih dalam program pasar murah. Menurut dia, langkah ini mampu memperluas distribusi bahan pokok murah sekaligus menguatkan peran koperasi di masyarakat.
“Selama ini Pemkot Surabaya rutin mengadakan pasar murah. Ke depan, akan lebih baik jika Koperasi Merah Putih dilibatkan agar distribusi sembako murah bisa lebih luas dan tepat sasaran,” ujar Bahtiyar, Jumat (10/4/2026).
Bahtiyar menyebut keberadaan Koperasi Merah Putih yang sudah terbentuk di hampir seluruh kelurahan menjadi potensi besar. Koperasi dapat menjadi jaringan distribusi yang efektif hingga tingkat bawah.
“Koperasi ini sudah ada di banyak kelurahan, sehingga bisa menjadi perpanjangan tangan distribusi kebutuhan pokok bagi masyarakat,” kata Sekretaris DPC Gerindra Surabaya ini.
Dia menjelaskan pelibatan koperasi juga dapat membantu meningkatkan kinerja yang selama ini belum optimal. Sejumlah koperasi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan modal dan arah pengembangan.
“Masih ada koperasi yang belum maksimal karena keterbatasan anggaran dari iuran anggota dan belum jelas arah pengembangannya,” ujarnya.
Untuk itu, dia mendorong Dinas Koperasi dan Perdagangan melakukan koordinasi dengan pengurus koperasi sebelum pelaksanaan pasar murah. Sinergi ini penting agar distribusi berjalan lebih terstruktur. “Ketika ada pasar murah, sebaiknya diajak rembuk para pengurus koperasi se-Surabaya agar penyalurannya bisa melalui koperasi,” tegasnya.
Bahtiyar juga menyebut pengembangan gerai Koperasi Merah Putih yang belum optimal. Dari target 153 gerai, baru sekitar 20-an yang terealisasi. “Standar luas lahan sekitar 400 meter persegi, sementara banyak aset Pemkot hanya 200 sampai 300 meter persegi. Ini perlu ada penyesuaian,” ungkapnya.
Dia menambahkan keberadaan gerai penting untuk mendukung operasional koperasi. Tanpa fasilitas yang memadai, koperasi akan sulit berkembang secara maksimal. “Kalau ada gerai, program koperasi bisa berjalan lebih baik dan manfaatnya lebih dirasakan masyarakat,” pungkasnya. [ADV]






