Banyuwangi (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PDI Perjuangan Jawa Timur, mengintruksikan seluruh calon legislatif (caleg) maupun kadernya di Jatim untuk melepas alat peraga kampanye (APK).
Selain untuk mengisi masa tenang, langkah itu juga sebagai aksi membantu Satpol PP dan Bawaslu setempat.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Said Abdullah mengatakan, instruksi itu merupakan bentuk partisipasi aktif dari para caleg dan anggota partai dalam menjaga kebersihan dan keteraturan. Menurutnya, pembersihan alat peraga kampanye sangatlah penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif menjelang pemilihan.
“Kita tujukan kepedulian kita terhadap lingkungan setempat dengan partisipasi turun ke jalan keliling. Kader PDI Perjuangan ikut membantu untuk membenahi dan membereskan seluruh alat peraga kampanye yang telah terpasang di daerah masing-masing,” ungkap Said Abdullah, Senin (12/2/2024).
Selain itu, Ketua Banggar DPR RI ini juga mengajak masyarakat untuk turut dalam mensukseskan pesta demokrasi ini. Salah satunya, datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya.
“Tanggal 14 Februari, saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing, memberikan hak pilih dan hak suaranya, serta menjadi warga negara Indonesia yang baik dengan memenuhi kewajibannya dalam proses demokrasi,” katanya.
Sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum, saat ini memasuki masa tenang. Masa ini berlangsung selama 3 hari, mulai Minggu hingga Selasa (11 – 13/2/2024). Sementara, pelaksanaan pemilihan umum dijadwalkan berlangsung Rabu (14/2/2024) mendatang.
Selama masa tenang, seluruh peserta pemilu, maupun pendukungnya agar bisa menahan diri dari kegiatan kampanye. Meliputi aktivitas politik yang dapat memengaruhi opini publik.
Tujuannya agar tercipta suasana kondusif dan adil menjelang hari pemungutan suara. Harapannya, masyarakat dapat memilih secara tenang dan rasional sesuai dengan hak suara mereka. (rin/ted)






