Kediri (beritajatim.com) – Dosen-dosen dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat.
Kali ini, mereka menggelar kegiatan di Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, dengan fokus pada peningkatan biosekuriti kandang dan pelayanan kesehatan untuk sapi potong.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Mei 2025, ini bertujuan untuk membekali para peternak lokal dengan pengetahuan dan keterampilan penting dalam pencegahan penyakit pada ternak.
Sebanyak 15 peternak turut serta dalam program yang dipimpin oleh drh. Dian Ayu Kartika Sari, M.Vet, dan beranggotakan drh. Ady Kurnianto, M.Si, serta drh. Intan Permatasari P.H, M.Si.
Solusi Praktis untuk Kesehatan Ternak
Dalam kegiatan ini, para peternak diberikan penyuluhan tentang pentingnya manajemen sanitasi kandang yang baik.
Biosekuriti kandang menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko masuknya agen penyakit seperti bakteri, virus, dan jamur.

Sebagai praktik nyata, tim dosen dan peternak melakukan desinfeksi kandang dengan menyemprotkan cairan desinfektan. Desinfeksi ini tidak hanya membunuh kuman, tetapi juga mengurangi bau tidak sedap dan mengendalikan hama.
Selain penyuluhan, tim FKH UWKS juga menyediakan layanan kesehatan langsung kepada ternak. Dengan metode door-to-door, mereka mendatangi setiap kandang untuk memeriksa kondisi sapi, baik yang sehat maupun yang sakit.
Periksa Kesehatan Sapi Hingga Pemberian Multivitamin
Dari total sekitar 400 ekor sapi potong di Desa Manggis, tim berhasil memeriksa kesehatan sekitar 50 ekor. Sapi yang diperiksa diberikan multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sementara itu, sapi yang menunjukkan gejala sakit langsung mendapatkan pengobatan yang sesuai.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peternakan di Desa Manggis. Dengan penerapan manajemen kesehatan ternak yang berkelanjutan, para peternak kini lebih siap menghadapi tantangan penyakit, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka. (ted)






