Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Pertina Kota Surabaya, Ferlix Prasetya mengatakan jika Pengurus Kota Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Surabaya memasang target tinggi menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Tidak tanggung-tanggung, dari yang sebelumnya hanya membawa pulang satu medali emas pada Porprov 2025, kini Pertina Surabaya membidik target ambisius, yakni menyabet 7 medali emas sekaligus mengincar predikat Juara Umum.
Antusiasme tinggi terlihat jelas dari para atlet daerah yang tengah dipersiapkan untuk menghadapi ajang multievent bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Peningkatan target yang cukup drastis ini menjadi pelecut semangat bagi internal Pertina Surabaya. Pada gelaran Porprov 2025 lalu, Surabaya hanya mampu mengamankan 1 medali emas.
Namun, dengan persiapan yang lebih matang, target tersebut kini didongkrak demi mendukung misi besar Kota Pahlawan di kancah olahraga Jawa Timur.
“Pertina Surabaya itu menargetkan 7 medali emas di 25 kelas yang dipertandingkan. Kami menargetkan posisi Juara Umum, meskipun program Training Center (TC) resmi saat ini belum berjalan, pihak pengurus terus memotivasi para atlet untuk mengasah kemampuan secara mandiri melalui latihan rutin dan memperbanyak sesi sparing (uji tanding),”ujar Felix, sabtu (28/6/2026) di Surabaya.
Lebih lanjut melihat peta kekuatan tinju di Jawa Timur saat ini, Pertina Surabaya mengidentifikasi beberapa daerah yang akan menjadi kompetitor terberat seperti Kabupaten Ngawi karena Dinilai sebagai kompetitor terberadengan pembinaan atlet yang solid, dan Kota/Kabupaten Blitar yang selalu menjadi kekuatan tradisional yang wajib diwaspadai di atas ring.
Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan mental bertarung skuad Surabaya. Semangat ini juga sejalan dengan instruksi Wali Kota Surabaya yang menargetkan total 250 medali emas untuk seluruh cabang olahraga.
“Terberat ada di Ngawi dan Blitar. Tapi kita tidak boleh patah semangat. Karena target dari Pak Wali Kota sendiri adalah 250 medali emas.”imbuhnya.
Untuk mematangkan mental bertanding dan kesiapan fisik para atlet sebelum terjun ke Porprov 2027, Pertina Surabaya telah merancang serangkaian agenda kejuaraan lokal sebagai ajang pemanasan (try-out), seperti Piala Wali Kota, Piala KONI dan Turnamen/Piala Lokal Rutin, yang digelar secara berkala untuk menjaga atmosfer kompetisi para atlet.
Melalui jam terbang yang padat dan evaluasi berkala dari kompetisi-kompetisi tersebut, Pertina Surabaya optimistis target 7 medali emas bukan sekadar mimpi, melainkan target yang sangat realistis untuk dicapai.(way/aje)






