Surabaya (beritajatim.com) – Menyambut momentum Ramadan dan Idul Fitri 2026, Astra Daihatsu kembali memanjakan konsumen setianya di Jawa Timur melalui program unggulan DAIFIT (Daihatsu Idul Fitri). Program yang telah memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ini resmi diperkenalkan dalam acara Media Gathering di Surabaya, Jumat malam (6/3/2026).
Kepala Wilayah Astra International Daihatsu Sales Operation Jatim-Bali, Andrianto Saudin, mengungkapkan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan baru di momen istimewa.
“DAIFIT menjadi wujud komitmen Daihatsu dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk memiliki mobil. Periode program ini berlaku mulai 1 Februari hingga 30 April 2026,” ujar Andrianto di hadapan awak media.
Meskipun kondisi ekonomi global dan faktor geopolitik memberikan tantangan tersendiri, Astra Daihatsu Jatim mencatatkan performa positif di awal tahun 2026. Indra Kurnia, Branch Manager Daihatsu HR Muhammad menjelaskan bahwa meski segmen kendaraan di bawah Rp 300 juta sempat mengalami tekanan, pangsa pasar Daihatsu justru menunjukkan tren kenaikan.
Data internal menunjukkan bahwa pada Februari 2026, market share Daihatsu di Jawa Timur berhasil naik menjadi 15 persen, tumbuh 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kinerja dua bulan pertama tahun ini cukup baik. Kami mencatatkan kenaikan market share dan volume penjualan yang signifikan. Kami memproyeksikan pertumbuhan sebesar 18 persen hingga 20 persen di semester pertama tahun ini,” tambah Teguh, Branch Manager Daihatsu Waru.
Dalam sesi diskusi, terungkap bahwa Daihatsu Sigra masih menjadi penopang utama penjualan, terutama bagi kategori first time buyer (pembeli mobil pertama). Keunggulan harga yang kompetitif, kapasitas tujuh penumpang, serta nilai jual kembali (resale value) yang stabil menjadi alasan utama konsumen tetap memilih Sigra di tengah gempuran tren mobil listrik.
Selain Sigra, kendaraan komersial Gran Max juga menunjukkan performa luar biasa dengan serapan pasar mencapai 43 persen. Tingginya minat masyarakat bahkan membuat antrean pemesanan (indent) mencapai satu hingga dua bulan karena kapasitas produksi yang terus dipacu untuk memenuhi permintaan nasional.
Terkait tantangan di sektor pembiayaan atau leasing, pihak Daihatsu mengakui adanya penyesuaian uang muka (DP) dari perusahaan pembiayaan untuk menjaga kualitas kredit. Namun, Daihatsu tetap optimis bahwa dengan skema promo DAIFIT dan dukungan teknisi berpengalaman di seluruh bengkel resmi Jatim, minat masyarakat tidak akan surut.
“Kami terus melakukan aktivitas pemasaran yang mendekat ke keramaian agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat mengenai produk kami. Kami optimis menyambut musim Lebaran tahun ini dengan pelayanan terbaik,” tutup Andrianto.






