Surabaya (beritajatim.com) – Retinol, salah satu bahan aktif populer dalam dunia skincare, kini tidak hanya direkomendasikan untuk anti-aging, tapi juga aman digunakan oleh mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Hal ini diungkapkan dr. Nurina Dhani, Sp.KK, spesialis kulit dan kelamin, dalam keterangannya pada Kamis (1/5/2025) di Surabaya.
“Retinol selain untuk anti-aging, juga bisa dipakai untuk remaja,” ujarnya.
Dhani menjelaskan, retinol merupakan bagian dari kelompok golden standard terapi karena kemampuannya dalam mengontrol produksi minyak berlebih, mengatasi jerawat, serta membantu mengurangi peradangan akibat bekas jerawat. Namun, ia menekankan bahwa penggunaannya tidak boleh sembarangan dan tetap harus disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.
Pada kasus tertentu, seperti ibu hamil, penggunaan retinol perlu perhatian khusus. “Kalau berdasarkan unsur kehati-hatian, penggunaan retinol bisa dilewati dulu selama hamil,” imbuh Dhani.
Untuk pengguna pemula, Dhani menyarankan agar retinol tidak langsung diaplikasikan dalam jumlah besar atau tanpa pelembap. “Gunakan retinol setelah pelembap supaya penetrasinya lebih baik dan mengurangi risiko peradangan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kadar retinol dalam produk skincare harus diperhatikan. “Hanya dianjurkan sekitar 1–3 persen saja,” tambahnya.
Karena banyak produk skincare yang mengombinasikan retinol dengan bahan aktif lain, Dhani menyarankan agar pengguna berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter. “Karena biasanya di dalam kandungan skincare, tidak hanya berisi retinol saja,” tutupnya. [way/beq]






