Surabaya (beritajatim.com) – Banyak orang yang sibuk memoles penampilannya. Padahal, ada yang lebih penting dari hal tersebut yaitu mempercantik akhlak.
Memperbaiki akhlak agar menjadi lebih baik sangat penting dalam bermasyarakat. Salah satu contohnya yaitu dalam dunia kerja.
Akhlak sangat diperlukan bagi pemimpin yang memiliki posisi penting karena harus amanah dalam mengerjakan tugasnya. Begitu pula dengan orang dewasa yang perlu memberikan contoh akhlak yang baik karena sebagai teladan bagi anak-anaknya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”doa”]
Untuk memiliki akhlak yang baik, ada doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Dikutip dari laman NU Online, berikut ini doa agar memiliki akhlak yang terpuji :
اَللَّهُمَّ اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الأَخْلَاقِ، لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ
Allāhummahdinī li ahsanil akhlāq. Lā yahdī li ahsanihā illā anta. Washrif ‘annī sayyi’ahā. Lā yashrifu ‘anni sayyi’ahā illā anta.
Artinya: “Ya Allah, bimbimbinglah diriku pada akhlak paling terpuji karena tidak ada yang dapat membimbing kepadanya kecuali Engkau. Palingkanlah aku dari akhlak yang buruk karena sungguh tidak ada yang dapat memalingkannya dariku kecuali Engkau.”
Rasulullah SAW membaca doa perbaikan akhlak ini dalam pembukaan ibadah salatnya sebagaimana keterangan dalam riwayat Imam Muslim berikut ini:
وكان من دعائه صلى الله عليه و سلم في افتتاح الصلاة اَللَّهُمَّ اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الأَخْلَاقِ، لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّ
ا أَنْتَ
Artinya: “Salah satu doa Rasulullah saw di awal pembukaan shalat adalah berbunyi, ‘Allāhummahdinī li ahsanil akhlāq. Lā yahdī li ahsanihā illā anta. Washrif ‘annī sayyi’ahā. Lā yashrifu ‘anni sayyi’ahā illā anta,’ (HR Muslim).” (Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin, [Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz III, halaman 55).
Doa ini berisi permohonan bimbingan Allah agar seseorang dapat berakhlak mulia. Bagi yang ingin memiliki akhlak terpuji bisa rutin membaca doa tersebut.
Selain berdoa, tentu perlu diiringi dengan komitmen yang kuat agar memiliki akhlak yang baik dan mengamalkan ibadah dengan istiqomah. Wallahu a’lam. (nap)






