Malang (beritajatim.com) – Program studi (prodi) Matematika dan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Malang (DKV UM) siap mewujudkan tri bina cipta-MBKM. Agenda tersebut untuk peningkatan performa prodi dengan upaya mewujudkan kompetensi bagi mahasiswa dengan fokus kompetensi Designer, Researcher dan Creativepreneur.
Kesiapan tri bina cipta-MBKM dilakukan DKV UM setelah mendapat dana hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2024. Kepala Program Studi (Kaprodi) DKV UM, Andreas Syah Pahlevi, S.Sn, M.Sn., menjelaskan bahwa kegiatannya berupa pembelajaran berbasis proyek dengan praktisi mengajar, visiting lecture, dan magang profesional.
Selain itu, kedepannya DKV UM juga melakukan peningkatan kompetensi dosen untuk pengembangan teaching industry. Atas raihan hibah tersebut, Andreas Syah atas nama prodi DKV merasa senang dan bangga.
“Hal ini merupakan sebuah kehormatan serta kebanggan bagi kami prodi DKV karena dapat memberikan dampak pada pembelajaran. Tentu hal ini bukanlah perkara yang mudah, kami lakukan dari tahap persiapan untuk bersaing dengan kampus dari seluruh Indonesia hingga tembus memperoleh hibah dana PKKM 2024,” ujarnya pada Senin (4/3/2024)..
Dana hibah PKKM adalah bantuan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) baik untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Hibah ini bertujuan untuk mendorong, memfasilitasi, dan mempercepat perguruan tinggi dalam menerapkan kebijakan Kampus Merdeka serta mencapai delapan Indikator Kinerja Utama (IKU).
Andreas menceritakan sedikit perjuangannya dalam menyiapkan PKKM tahun 2024. Prodi DKV sudah lama mempersiapkan, sejak 2023 yang, pihaknya mengusulkan proposal PKKM ini meski masih belum berhasil.
“Kemudian kami melakukan perbaikan dan memasukkan gagasan terbaru pada proposal untuk tahun 2024. Alhamdulillah tahun ini, kami berhasil masuk sebagai penerima hibah bersama 2 prodi lainnya (PTB dan Pendidikan Matematika) di UM,” katanya.
Secara umum, DKV UM melakukan koordinasi terkait visi misi besar prodi dan membuat bridging dengan MBKM. Selain itu, pihaknya juga melakukan audiensi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), salah satunya untuk mengumpulkan insight dan gagasan terkini terkait kegiatan MBKM.
“Hambatannya sejauh ini kami sempat mengalami kendala saat audiensi karena waktu itu harus menyelaraskan jadwal dengan DUDI untuk pertemuan secara daring dan kendala dalam pengunggahan di sistem. Namun dengan bantuan LPPP UM, alhamdulillah kendala terselesaikan,” jelas Andreas.
Kaprodi DKV UM tersebut berpesan kepada para mahasiswa agar memanfaatkan penuh fasilitasi yang dilaksanakan dari program PKKM ini dan mengikuti kegiatan yang direkomendasikan. Dana hibah PKKM 2024 ini merupakan support pengembangan kualitas Prodi DKV yang dapat berpengaruh secara signifikan.
“Hibah ini untuk peningkatan kompetensi para mahasiswa dan dosen. Oleh karena itu, semoga Program PKKM ini terus berkelanjutan dan semoga Prodi DKV dapat melaksanakan program lanjutan di tahun berikutnya,” katanya menutup.
Sebagai informasi, ada tiga prodi di UM yang berhasil memperoleh dana hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2024. Ketiganya, yaitu Pendidikan Teknik Bangunan (PTB), dan Pendidikan Matematika dan Desain Komunikasi Visual (DKV).
Pemberitahuan terkait perolehan dana PKKM 2024 diumumkan pada Jum’at (02/02/2024). Setelah itu, dilanjutkan dengan verifikasi kelayakan pada 22-24 Februari 2024. [dan/but]






