Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang perempuan berinisial UK (26) warga Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, babak belur usai dikeroyok sekelompok emak-emak. Tidak hanya itu, baju UK juga dilucuti hingga nyaris telanjang. Dugaan kuat, jika pengeroyokan itu terjadi karena UK dituduh menjadi pelakor dari salah satu pelaku.
Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan, pengeroyokan itu terjadi saat UK duduk santai menjaga stand minuman di depan salah satu minimarket di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal. Tba-tiba, ia didatangi sekelompok perempuan yang langsung mencaci maki korban dan terjadilah pengeroyokan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pengeroyokan”]
“Korban panik, ia berusaha menghindari para pelaku lalu lari ke samping minimarket. Namun, pelaku langsung mengeroyok korban sehingga ia tidak bisa lari dan saat itu juga dianiaya secara bersama-sama,” tuturnya, Kamis (5/1/2023).
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka karena pukulan dan baju korban digunting oleh salah satu pelaku. Sehingga, bagian punggung korban terbuka bahkan nyaris ditelanjangi. “Korban mengalami luka dan rambut serta bajunya digunting,” tambahnya.
Kini polisi telah mengamankan para pelaku dan telah meminta keterangan sejumlah saksi. Pihaknya juga mendalami kasus tersebut untuk mengetahui motif di balik pengeroyokan tersebut.
“Ya masih dugaan (rebut suami), tapi untuk memastikan hal itu kami perlu dalami dulu. Karena jika itu tidak benar bisa jadi hanya kesalahpahaman,” pungkasnya.[sar/kun]






