Ponorogo (beritajatim.com) – Perbaikan lift di gedung Sasana Krida Praja akhirnya bisa dilakukan tahun ini. Setelah mengalami gagal kontrak karena pemenang mengundurkan diri, tender ulang yang dilakukan akhirnya menghasilkan pemenang dan sudah menandatangani kontraknya.
“Alhamdulillah, dalam tender yang kedua ini, sudah mendapatkan pemenangnya,” kata Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah (Setda) Ponorogo, Heru Budi Santoso, Kamis (29/9/2022).
Rekanan pemenang perbaikan lift di gedung yang biasa disebut lantai 8 itu, adalah CV Mulia Berkahtama Abadi dari Tangerang. Nilai kontrak perbaikan lift yang dimenangkan oleh CV Mulia Berkahtama Abadi itu, senilai Rp 1 miliar 175 juta. Penandatanganan kontrak dengan rekanan pemenang itu sudah dilakukan pada tanggal 27 September lalu.
“Penandatanganan kontrak perbaikan lift itu dilakukan pada tanggal 27 September lalu,” ungkapnya.
Rekanan diberi target pekerjaan proyek selesai selama 90 hari. Saat ini, kata Heru pihaknya sedang mengerjakan surat pertanggungjawaban (SPJ) untuk memberikan uang pemuka. Sekaligus pihak rekanan, juga sudah memberikan uang jaminan pengerjaan. Heru menambahkan bahwa pihak rekanan juga sudah melakukan pemesanan lift dari luarnegeri. Pemasangan lift itu nantinya dilakukan bergantian.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-ponorogo”]
Pertama dikerjakan dulu lift yang rusak, kemudian jika sudah berfungsi ganti lift yang satunya diganti yang baru,” katanya.
Untuk diketahui sebelumnya, proyek perbaikan lift ini, nampaknya juga terdampak oleh kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu yang lalu. Bagaimana tidak, pemenang tender untuk perbaikan lift tersebut ternyata mengundurkan diri, sebelum penandatanganan kontrak. Pengunduran diri itu disebabkan karena adanya kenaikan harga BBM subsidi. [end/but]






