Surabaya (beritajatim.com) – Pemprov Jatim hingga saat ini belum berencana melakukan uji coba Program Makan Siang Gratis. Meski pemerintah pusat memasukkan alokasi anggaran dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.
Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Adhy Karyono mengatakan, hingga kini belum ada instruksi dari pemerintah pusat. Maka dari itu, pihaknya belum tahu teknisnya.
“Belum ada kebijakan atau pedoman atau perencanaan untuk itu. Kami menunggu saja seperti apa makan siang gratis, makanan bergizi untuk masyarakat ini,” ujarnya ditemui usai dalam acara pelantikan pengurus DPW MUKI Jatim di Surabaya, Senin (29/7/2024).
Tak hanya langkah uji coba, Adhy juga mengakui kalau pihaknya juga belum ada rencana mengalokasikan dalam Rencana APBD (RAPBD) Jatim 2025. Padahal, ia tahu kalau pemerintah pusat sudah mengalokasikan sebesar Rp 71 triliun.
“Sampai saat ini karena belum masuk (pembahasan) ya tentu sama dengan pemerintah pusat baru alokasinya ada Rp 71 triliun, kita belum tahu persis untuk apa, penggunaannya seperti apa, indeksnya berapa, mekanismenya apa,” katanya.
Kendati belum asa perencanaan saat ini terkait Program Makan Siang Gratis, Adhy berkomitmen bahwa Jatim akan selaras dengan pemerintah pusat. Artinya, jika petunjuk teknis dan pedomannya sudah ada, maka langsung menyesuaikan dengan berbagai langkah kebijakan. “Nanti kalau ada rencana itu, tentu Jawa Timur akan menyesuaikan. Pada prinsipnya kalau nanti jadi kebijakan pusat, tentu kami akan mendukung,” pungkasnya. (tok/kun)






