Malang (beritajatim.com) – Laga antara Arema FC kontra Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu, (23/11/2019) berakhir imbang dengan skor 1-1. Pelatih Arema FC, Milomir Seslija menyebut laga melawan Persija merupakan laga berat.
Milo mengungkapkan, sejak sebelum laga dirinya telah memprediksi pertandingan akan berjalan alot bagi kedua tim. Terbukti Arema FC ditahan imbang pada laga ini. Selain itu, Milo menilai anak asuhnya bermain dengan kreativitas minim.
“Sejak sebelum pertandingan saya katakan laga ini akan berjalan berat karena Persija datang dengan kekuatan penuh. Apalagi kita memang bermain dengan kurang kreatifitas,” kata Milo.
Milo menyebut, Arema bermain disiplin pada babak pertama. Memasuki babak kedua timnya bermain dengan tempo lamban. Arema baru bermain sesuai karakternya saat Marko Simic mencetak gol bagi Persija pada ke 75.
Gol Simic membuat pemain Arema kembali terlecut. Hasilnya, Arema mampu menyamakan skor melalui titik putih oleh Makan Konate. Selain itu, Milo menyebut Persija sukses mematikan pergerakan Makan Konate. Sehingga timnya miskin kreatifitas dalam laga ini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
“Setelah Simic mencetak gol kami mencoba bangkit. Apalagi dukungan Aremania membuat kami terus bersemangat. Kemudian, Persija bertahan dengan baik dan menjaga Makan Konate sehingga tidak leluasa bergerak,” tandasnya. [luc/but]






