Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan mendorong seluruh sekolah di Pamekasan, agar membiasakan peserta didik untuk fokus pada materi peningkatan ibadah khususnya selama Ramadan 1446 Hijriah.
Hal tersebut berlaku untuk untuk semua lembaga pendidikan di semua jenjang, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Selama Ramadan, kegiatan belajar mengajar (pembelajaran) akan mencakup materi tentang ketakwaan, kepemimpinan, etika, membaca kitab kuning, dan pelaksanaan pesantren kilat,” kata Kepala Disdikbud Pamekasan, Mohammad Alwi, Rabu (26/2/2025).
Namun menjelang Ramadan, seluruh sekolah dari semua tingkatan dijadwalkan libur awal Ramadan, terhitung mulai 27 Februari hingga 5 Maret 2025 mendatang. “Pada tanggal 6 hingga 25 Maret 2025, kegiatan belajar mengajar akan berlangsung seperti biasa, mulai pukul 7:30 hingga 11:30 WIB,” ungkapnya.
“Untuk tingkat SD, fokus pembelajaran mulai pukul 7:30 hingga 8:00 WIB, yaitu menghafal (Al-Qur’an) Surat Yasin dan Juz 30 dan dilanjutkan pembelajaran seperti biasa. Sementara untuk tingkat SMP, siswa akan membaca kitab kuning secara penuh selama Ramadan,” jelasnya.
Selain itu pihaknya berharap melalui penerapan sistem tersebut dapat meningkatkan aspek keimanan dan ketaqwaan siswa, khususnya selama Ramadan 1446 Hijriah. “Dari itu, kami mohon dukungan dari orang tua agar terus meningkatkan anak-anaknya untuk beribadah dan beramal selama Ramadan,” harapnya.
“Tidak kalah penting, kami juga sangat bertatap para orang tua agar selalu memantau aktivitas anak-anak mereka khususnya selama Ramadan. Terlebih jeda antara jam pulang sekolah hingga waktu berbuka puasa cukup panjang,” pungkasnya. [pin/kun]






