Pacitan (Beritajatim.com) – Upaya Pemerintah Kabupaten Pacitan dalam mengentaskan kemiskinan melalui program Sekolah Rakyat (SR) menghadapi tantangan serius. Penjaringan calon siswa gelombang kedua terkendala minimnya jumlah pendaftar.
Hingga Selasa (22/7/2025) siang, jumlah pendaftar baru mencapai 27 orang dari target kuota 100 siswa. Kondisi ini mendorong Dinas Sosial Kabupaten Pacitan memperpanjang masa pendaftaran.
“Pendaftaran masih tetap dibuka sampai proses belajar mengajar dimulai, atau hingga kuota 100 siswa terpenuhi,” ujar Plt. Sekretaris Dinas Sosial Pacitan, Luky Puspitosari.
Luky menjelaskan, proses penjaringan akan terus dilakukan sambil memantau perkembangan jumlah siswa, setidaknya hingga awal Agustus 2025.
“Kita pantau sampai bulan Agustus. Saat ini memang tantangannya adalah proses belajar di sekolah umum sudah dimulai, sehingga anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 sudah terlanjur mendaftar di sekolah lain. Sementara anak-anak yang putus sekolah belum tentu bersedia kembali belajar,” paparnya.
Dinas Sosial tidak hanya menyasar anak-anak yang tahun ini tidak melanjutkan pendidikan, tetapi juga mereka yang sudah putus sekolah dalam satu hingga dua tahun terakhir. Bahkan anak-anak dari keluarga miskin yang tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tetap dapat dipertimbangkan.
“Kami juga menjaring anak-anak yang drop out. Kalau secara faktual mereka berasal dari keluarga tidak mampu, tetap bisa ikut program ini,” tegasnya.
Sekolah Rakyat menawarkan berbagai fasilitas gratis bagi peserta didik, mulai dari biaya pendaftaran, pendidikan, asrama, seragam, hingga kebutuhan hidup sehari-hari. Proses belajar berlangsung di lingkungan asrama dengan pengawasan penuh selama 24 jam, dan kurikulumnya disetarakan dengan sekolah formal.
Bahkan, bagi siswa yang menunjukkan prestasi, terbuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan.
“Ini bentuk keseriusan Bupati dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui akses pendidikan yang setara dan berkualitas,” pungkas Luky. (tri/but)






