Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, dr Erwin Ashta Triyono membeberkan sejumlah risiko setelah mengkonsumsi nitrogen cair pada makanan.
Erwin menyebutkan, adapun efek mengkonsumsi makanan yang mengandung nitrogen cair antara lain terjadinya radang dingin dan luka bakar pada jaringan kulit.
“Tenggorokan terasa seperti terbakar bahkan dapat terjadi kerusakan internal organ. Ini disebabkan suhu yang teramat dingin dan langsung bersentuhan dengan organ tubuh dalam waktu yang panjang,” ujar Erwin, Jumat (13/01/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”dinkes-jatim”]
Tak hanya itu, menghirup uap asap nitrogen dalam waktu lama juga bisa menyebabkan kesulitan bernafas. Oleh karena itu, Erwin telah meminta rumah sakit di Jawa Timur agar melakukan koordinasi bersama Dinas Kesehatan setempat jika menemukan kasus keracunan yang disebabkan nitrogen cair.
“Kami meminta rumah sakit di seluruh kabupaten/kota untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dan melaporkan apabila terjadi kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan yang disebabkan oleh nitrogen cair,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta agar fasilitas pelayanan kesehatan melaporkan temuan keracunan pangan yang disebabkan oleh nitrogen cair ke Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).
“Temuan tersebut akan segera diinvestigasi oleh Tim Gerak Cepat (TGC) sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 2 tahun 2013 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan,” pungkasnya. (ipl/kun)







