Bangkalan (beritajatim.com) – Angka kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) varian XBB, saat ini kembali merebak di Indonesia bahkan menempati predikat ke 10 se dunia. Untuk mengantisipasi hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, mengimbau kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dan menjaga imunitas.
“Kita harus siap untuk menghadapi ancaman gelombang Covid-19 baru, saat ini Dinkes menunggu prosedur penanganannya karena belum diperbaharui,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bangkalan, Rizkiyah Nunik Wahyuni, Selasa (15/11/2022).
Ia menyampaikan, meski terjadi peningkatan kasus Covid 19, pihalnya pengimbau kepada masyarakat tidak perlu panik dan tetap menjaga kesehatan. Agar tidak mudah terpapar Covid-19 dengan varian apapun. “Jangan panik dan jaga imunitas itu yang paling penting untuk mengurangi resiko penularan Covid-19,” tegasnya.
Sedangkan untuk teknis penanganan terbaru belum ada petunjuk dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Sehingga yang digunakan masih mekanisme lama. “Sejauh ini yang kami terima hanya sebatas imbauan, kalau soal penanganan, masih menggunakan mekanisme lama,” jelasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19″]
Ia juga mengatakan, masyarakat harus tetap menerapkan prokes sebagai upaya pencegahan paparan Covid-19. Selain itu, ia meminta agar masyarakat yang belum melakukan vaksin bisa segera mendapatkan suntik vaksin di fasilitas kesehatan terdekat. “Prokes bisa diterapkan untuk meminimalisir paparan terutama saat melakukan kegiatan di luar rumah,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, tingginya kasus Covid 19 ini disertai dengan Surat Intruksi Menteri Dalam Negeri nomer 47 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 di wilayah Jawa-Bali terhitung 8 hingga 21 November 2022 termasuk di Kabupaten Bangkalan.[sar/kun]






