Surabaya (beritajatim.com) – DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Surabaya resmi mengajukan bakal calon anggota legislatif (bacaleg), Kamis (11/5/2023). Rombongan dengan iringan Tari Remo tiba pukul 11.00 WIB ke Kantor KPU Kota Surabaya Jalan Adityawarman.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Nasdem Kota Surabaya Imam Syafi’i, mengatakan komposisi bacaleg Nasdem telah sesuai dengan Peraturan KPU. Yakni kuota perempuan telah melebihi 30 persen.
“Komposisi Bacaleg kami kuota perempuannya yang lebih dari 30 persen, tepatnya 36 persen,” kata Imam.

Imam yang juga Anggota DPRD Kota Surabaya ini mengatakan, selain kuota perempuan yang telah mencukupi, anak muda millenial dan generasi z mendapatkan porsi 34 persen dari keseluruhan bacaleg. Bahkan ada 2 bacaleg yang baru berusia 22 tahun.
“Sepertiganya bacaleg Nasdem dari millenial dan gen z. Caleg termuda 22 tahun ada dua orang,” paparnya.
Imam mengatakan ada beberapa background bacaleg dari partai NasDem Surabaya. Mulai dari wartawan, seniman, ibu rumah tangga, lawyer, pengusaha hingga tokoh agama dari Nadhlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
“Dan juga masyarakat non muslim, kita membuktikan dengan Nasdem mengusung Anies Baswedan caleg kita banyak non muslim menunjukan Capres kita bisa diterima,” katanya.
Mantan wartawan senior mengatakan Nasden menargetkan 8 kursi DPRD Surabaya dari sebelumnya 3 kursi.
“Perolehan suara target 3 anggota dewan yang kita sudah punya dindapil 1, 2 dan 5. Yang sudah harapannya bisa menambah yang belum dapat target 1 kursi. Mudah-mudahan 8 kursi,” katanya.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/nasdem-targetkan-7-kursi-legislatif-di-kota-malang/
Disisi lain, Imam menyebut antusiasme warga Surabaya untuk mencalonkan sebagai caleg cukup tinggi. Namun pihaknya meminta maaf belum bisa mengakomodir keseluruhan karena adanya proses seleksi.
“Tentu kami menyambut gembira banyaknya masyarakat yang mendaftarkan ke Nasdem. Tapi kami karena harus melalui seleksi, dengan terpaksa beberapa tidak bisa kami daftarkan,” ujar Imam.
“Kami minta maaf kepada warga Surabaya yang sudah mendaftarkan tapi belum bisa masuk, karena kami penilaiannya banyak hal. Diantaranya bagaimana bacaleg ini nanti kalau insyaAllah ditakdirkan menjadi Anggota DPRD, mereka bisa menjadi wakil rakyat yang amanah,” lanjutnya.
Dari kseluruhan bacaleg yang didaftarkan ke KPU, Imam menegaskan bahwa tidak ada mahar politik sepeserpun. “Di Nasdem tidak ada mahar. Di Nasdem untuk menentukan nomer urut satu tidak perlu menyerahkan buku tabungan. Tidak ada bayar membayar di Nasdem, semua maharnya gratis,” tegasnya.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/nasdem-pecah-telur-pendaftaran-bacaleg-di-bojonegoro/
Kedatangan DPD Nasdem Kota Surabaya disambut Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi. “DPD Partai Nasdem Kota Surabaya hadir dalam rangka menyerahkan pengajuan bakal calon dan daftar bacaleg yang berdasarkan surat DPP Partai Nasdem, dimandatkan diamanatkan untuk penyerahan pengajuan bakal calon dan daftar balal calon kepada Saudara Hari Santosa dan Imam Syafi’i,” kata Syamsi.
“Kehadiran bapak ibu sekalian merupakan bagian dari pelaksanaan peraturan KPU tentang tahapan dan pencalonan, untuk mendukung perjalanan politik di negeri kita, terkhusus Kota Surabaya,” katanya. [asg/but]






