Malang (beritajatim.com) – Bawaslu Malang mendorong partisipasi masyarakat agar ikut aktif dan andil melakukan pengawasan terhadap calon pemilih pemula dalam pesta demokrasi 2024 mendatang. Pasalnya, menurut data Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), terdapat hampir 70 ribu calon pemilih pemula yang akan memberikan hak pilih dalam pemilu 2024 mendatang.
“Kita melihat bahwa media sosial itu sebagai pranata sosial yang berlaku di masyarakat, maka pemilih pemula ini sifatnya strategis berkontribusi langsung terhadap proses demokrasi yang ada di wilayah masing masing,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, Mohamad Wahyudi, Selasa (9/5/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/hukum-kriminal/polres-malang-himbau-warga-jaga-kondusifitas-jelang-pilkades-serentak/
Sehingga, sambung Wahyudi, sebagai pengawas Pemilu, pihaknya mendorong masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan dan fokus pada calon pemilih pemula. “Hampir 70 ribu pemilih pemula, dan ini potensi tersendiri. Maka peran media harus mendorong dan memang perlu didorong untuk pengawasan partisipatif, ketika pemilih pemula memberikan hak pilih,” tegasnya.
Wahyudi menjelaskan, dengan banyaknya pemilih pemula itu, maka keterlibatan masyarakat muda dianggap mampu menggeliatkan demokrasi menjadi semakin baik. (yog/kun)






