Madiun (beritajatim.com) — Kebakaran terjadi di ruang loket pendaftaran poli rawat jalan di RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, Sabtu (7/3/2026) pagi. Api diduga berasal dari perangkat komputer yang berada di meja pelayanan.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan taman rumah sakit, Mariyanto. Saat itu ia sedang membersihkan rumput di area taman yang berada di dekat ruang loket pendaftaran.
Mariyanto mengaku awalnya melihat kepulan asap keluar dari celah jendela bagian barat ruangan yang dalam kondisi tertutup.
“Waktu itu saya sedang membersihkan rumput di taman dekat loket. Tiba-tiba terlihat asap keluar dari sela jendela sebelah barat. Saya langsung meminta teman untuk melapor ke satpam,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas keamanan rumah sakit segera menuju lokasi dengan membawa alat pemadam api ringan (APAR).
Api yang terlihat berasal dari meja komputer di dalam ruangan sempat membesar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.
Mariyanto juga ikut membantu proses pemadaman dengan mengambil air dari kolam yang berada di area taman menggunakan timba.
“Saya ambil air dari kolam, lalu saya siramkan ke arah api. Kurang lebih sekitar 15 menit akhirnya api bisa dipadamkan,” katanya.
Ia menduga titik api berasal dari komputer yang berada di meja loket pendaftaran. Saat kejadian, kobaran api sempat mencapai ketinggian sekitar satu setengah meter.
“Apinya sempat cukup besar, kira-kira sampai satu setengah meter. Tapi tidak sampai merambat ke bagian atas ruangan atau ke area lain,” ungkapnya.
Saat peristiwa terjadi, ruang pelayanan tersebut dalam kondisi kosong karena layanan poli rawat jalan tidak beroperasi pada hari Sabtu.
Pihak keamanan sempat berencana menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mengantisipasi api membesar. Namun sebelum bantuan datang, api sudah lebih dulu berhasil dipadamkan oleh petugas keamanan dan karyawan yang berada di sekitar lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, sejumlah peralatan di meja loket pendaftaran dilaporkan mengalami kerusakan akibat terbakar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Caruban belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan. (rbr/ted)






