Lumajang (beritajatim.com) – Jumlah pengguna angkutan kereta api yang turun di Stasiun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami peningkatan hingga 40 persen sejak resmi berganti nama.
Sebelumnya, nama stasiun Klakah baru saja diganti menjadi stasiun Lumajang pada bulan Agustus 2025.
Selain berganti nama, satu-satunya stasiun kereta api pemberhentian Lumajang ini juga telah direvitalisasi dan dilengkapi fasilitas yang lebih nyaman bagi pengguna.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, proses perubahan nama bagi stasiun bukan hanya soal identitas, tetapi juga simbol kemajuan bagi daerah.
Sebab, keberadaan stasiun sudah menjadi pintu gerbang untuk memudahkan akses kunjungan bagi wisatawan.
Saat ini diakui banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara yang akhirnya memilih turun di stasiun Lumajang untuk mengunjungi destinasi wisata populer seperti Tumpak Sewu, B29, dan Desa wisata Ranupane.
“Sekarang keberadaan stasiun Lumajang menjadi pintu gerbang bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Identitas baru dan layanan yang lebih baik tentu menjadi sarana penting agar memudahkan mencapai destinasi wisata unggulan kita,” terang Indah, Kamis (16/10/2025).
Menurutnya, peningkatan jumlah pengguna kereta yang turun di Lumajang menjadi trend positif untuk menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur publik mampu mendorong mobilitas masyarakat dan membuka peluang bagi sektor wisata maupun ekonomi lokal.
Indah mengaku, sektor usaha di sekitar stasiun sudah mulai merasakan dampak positif, seperti meningkatnya kunjungan ke warung, penginapan, hingga pemakaian jasa transportasi lokal.
“Jadi, setiap perbaikan fasilitas publik adalah kesempatan untuk mendukung ekonomi warga. Lewat tasiun ini, wisatawan bisa menikmati keindahan Lumajang, sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Selanjutnya, sebagai komitmen, Pemkab Lumajang memastikan akan terus menjaga capaian positif ini dengan terus memperkuat akses transportasi dan mempromosikan potensi wisata daerah secara lebih intens.
“Tentu kami ingin setiap pengunjung yang datang merasakan kemudahan dan kenyamanan, sekaligus melihat keindahan dan keragaman potensi Lumajang,” ungkap Indah. (has/but)






