Surabaya (beritajatim.com) – Pertandingan sepakbola antara Timnas Indonesia dan China di ajang AFC 2024 menyisakan kekecewaan bagi para pendukung Garuda.
Hasil kekalahan 2-1 ini memicu banyak komentar dari warganet yang merasa bahwa Timnas Indonesia terlalu meremehkan lawan. Mereka menilai keputusan pelatih Shin Tae Yong (STY) serta performa beberapa pemain sebagai faktor yang memengaruhi hasil akhir.
Berbagai kritik dan evaluasi muncul di media sosial, terutama di platform X (dulu dikenal sebagai Twitter).
Salah satu pengguna, dengan akun (et) farhan***, menuliskan bahwa Timnas Indonesia terlalu optimis bisa memenangkan pertandingan.
“Sepertinya di awal STY meremehkan China, terlalu optimis menang dan dapat 3 poin, malah ujungnya kalah,” tulisnya.
Bukan hanya itu, keputusan STY untuk bereksperimen dengan susunan pemain dalam laga penting seperti ini juga mendapat sorotan tajam dari warganet.
“Bahaya sih sama keputusan STY yang sering banget eksperimen di laga-laga penting,” tulis (et) _li.***.
Tak hanya pelatih, performa beberapa pemain juga menjadi bahan diskusi panas. Akun (et) aingriwehuy, misalnya, membagikan hasil evaluasi dari pertandingan tersebut.
Ia menyoroti bahwa beberapa pemain seperti Asnawi Shayne dianggap melakukan terlalu banyak kesalahan yang berujung pada blunder. Ia juga menyarankan agar pemain seperti Rizky Ridho dan Thom Haye seharusnya tampil sebagai starter sejak awal pertandingan.
“Evaluasi kekalahan Timnas Indonesia: Coach Shin Tae Yong belum punya starter pakem, Asnawi Shayne terlalu banyak blunder di match ini, terbukti Rizky Ridho & Thom Haye harusnya starter, Calvin Verdonk masterclass, duet lini tengah Ivar & Thom masih terbaik,” tulisnya.
Meskipun banyak kritik yang terlontar, warganet juga berharap agar kekalahan ini bisa menjadi pelajaran bagi tim dan pelatih.
Mereka berharap STY segera menemukan formula terbaik untuk susunan pemain dan strategi agar Timnas Indonesia dapat tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya. (fyi/ian)






